SHARE
Mahasiswa Se-Kalbar Deklarasikan Pilkada Damai
Mahasiswa Se-Kalbar membacakan Deklarasi Pilkada Damai di Gedung Rektorat Universitas Tanjungpura Pontianak, Rabu (28/3/2018). Foto: Riko Candra Setiawan/Kalbarupdates.com

Pontianak – Mahasiswa se-Kalimantan Barat mendeklarasikan Pilkada damai di Aula Rektorat Universitas Tanjungpura Pontianak, Rabu (28/3/2018). Langkah ini ditempuh guna membangun pemilih cerdas untuk mewujudkan pesta demokrasi yang berkualitas dan berintegritas.

Deklarasi tersebut dibacakan oleh M Al Iqbal, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Provinsi Kalimantan Barat dan disaksikan secara langsung oleh Kapolda Kalbar, Rektor Untan, Dekan Fisipol Untan, Ketua Bawaslu Kalbar, serta Ketua KPU Provinsi Kalbar.

Rektor Universitas Tanjungpura Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA mengatakan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan dan generasi penerus yang cerdas harus ikut serta mengawasi proses Pilkada.

Tujuan demokrasi di Indonesia, kata Thamrin, adalah menciptakan kehidupan masyarakat yang sejahtera dengan konsep kejujuran, keadilan, dan keterbukaan. Semua itu demi mewujudkan kedaulatan negara yang berasal dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat.

“Saya juga ingin mahasiswa menjadi penyebar virus-virus kebaikan. Cita-cita kita untuk menghasilkan Pilkada yang damai dan adil bisa terwujud dan Kalimantan Barat menjadi daerah yang awalnya masuk zona rawan konflik menjadi daerah yang aman dan damai,” jelasnya.

Rektor juga menambahkan, jika Pilkada ini sukses maka akan berdampak positif pada pembangunan dan kemajuan serta daya saing penduduk di Kalimantan Barat. Masyarakat juga bisa bekerja dengan baik dan sekolah dengan baik.

Baca: Kapolda Kalbar Imbau Warga Rawat Keberagaman

Oleh karenanya, sambung Thamrin, Pilkada damai adalah sebuah proses berdemokrasi untuk mencapai kesejahteraan. Bukan menjadi ajang yang bersifat antagonis dan menjadi kontra-produktif bagi masyarakat. “Semoga tujuan ini dapat tercapai sehingga Pilkada di Kalbar dapat menjadi pesta demokrasi yang berkualitas dan berintegritas,” jelasnya.

Kawal Pilkada Damai

Sementara Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono mengimbau mahasiswa agar turut berkontribusi mengawal jalannya Pilkada secara damai. “Mahasiswa harus bersikap kritis guna meredam terjadinya konflik dalam Pilkada,” katanya dalam Dialog Publik yang mengusung tema “Peran Mahasiswa Membangun Pemilih Cerdas untuk Mewujudkan Pilkada 2018 yang Berkualitas dan Berintegritas di Kalimantan Barat”.  

Menurut Didi, mewujudkan Pilkada yang berkualitas dan berintegritas harus sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh pihak KPU maupun Bawaslu. Sedangkan pihak yang melakukan kampanye harus berani bertanggungjawab atas kegiatannya.

“Ketidaknetralan dan ketidakprofesionalan penyelenggara Pilkada serta pengawas dan aparat keamanan, bisa menyebabkan konflik pada saat proses pemilihan. Oleh karenanya kami mengajak mahasiswa untuk turut serta mengawasi hal tersebut,” pintanya.

“Saat ini praktik manipulasi dan kecurangan hitung suara hasil Pilkada, serta permasalahan politik uang menjadi hal yang harus kita soroti dan hentikan. Begitu pula dengan intoleransi dengan memainkan isu sara pada saat kampanye harus kita hilangkan,” tegasnya. (CRS)