SHARE

Pontianak – Baru-baru ini beredar sebuah video klip berisi sebuah lagu untuk pemenangan salah satu calon Gubernur Kalbar. Sayangnya, dalam video tersebut disinyalir ada pencaplokan logo HMI yang seolah-olah mendukung paslon tersebut.

Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Kalbar M. Faiz bereaksi. Dia mengatakan pencaplokan logo HMI untuk kepentingan politik pasangan calon peserta Pemilu tidak dapat dibiarkan karena dapat mencederai nama baik organisasi.

“Untuk itu langkah yang kita ambil dalam waktu dekat akan lapor ke Bawaslu Provinsi Kalbar dan kepolisian agar mengusut siapa dalang di balik pencaplokan logo organisasi tersebut,” kata Faiz di Pontianak Selasa,(6/3/2018).

Menurutnya, semua paslon diharapkan tidak sembarangan dalam menampilkan logo organisasi apapun yang membuat seolah-olah dapat dukungan dari organisasi tersebut.

“Kami dari Badko HMI dengan tegas mengecam perbuatan yang merugikan nama baik organisasi kami. Saya akan berkonsultasi dengan keluarga besar HMI apa langkah selanjutnya yang akan kita ambil. Kalau ini ada pelanggaran hukumnya kita meminta aparat penegak hukum bisa menindak dengan tegas,” jelas Faiz.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kalbar Faizal Riza mengatakan HMI berhak keberatan atas pencatutan logo tersebut, dan kami Bawaslu menerima laporan ini. Laporan akan ditindaklanjuti setidaknya dalam jangka waktu tujuh hari. Selanjutnya, kami akan putuskan apakah laporan tersebut akan dilanjutkan atau dihentikan sesuai dengan kelengkapan berkas laporan yang dibuat pihak pelapor,” jelasnya.

Terkait akun media sosial yang menyebarkan video tersebut, Bawaslu Kalbar berjanji akan mendalaminya. “Apakah itu akun resmi atau akun abal-abal. Jika sudah mengantongi bukti-bukti yang lengkap, akan langsung kami tindaklanjuti,” jelasnya. (CRS)