SHARE
Komisi II DPR RI Segera Koordinasikan Pemekaran Provinsi Kapuas Raya
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

PONTIANAK-Wakil Ketua Umum Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menyatakan dukungannya terhadap pemekaran Provinsi Kapuas Raya. Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan seluruh anggota Komisi II agar proses pemekaran bisa segera bergulir.

“Saya dukung prosesnya berjalan. Kami akan segera berkoordinasi dengan Komisi II secara keseluruhan agar proses ini bisa bergulir,” ucapnya di sela-sela kunjungan kerja Komisi II DPR RI ke Kalimantan Barat, Jumat (2/11/2018).

Mardani menuturkan salah satu hambatan pemekaran Provinsi Kapuas Raya ialah belum disahkannya RPP (Rancangan Peraturan Pemerintah) Desain Besar Penataan Daerah. Ia menambahkan saat ini rancangan peraturan tersebut sudah diserahkan pihaknya kepada Wakil Presiden RI.

“Sekarang sudah ada di Wapres sebetulnya, Pak JK. Rancangan Peraturan Pemerintah nya sudah ada. Itu kalau Rancangan Peraturan Pemerintah tentang desain besar pengembangan daerah otonomi baru itu jadi, itu (pemekaran) bisa jalan,” tuturnya.

Penundaan pengesahan rancangan peraturan tersebut diduga Mardani karena kondisi trauma pemerintah pusat terhadap daerah otonomi baru. Sebagaimana diketahui, pada periode pemekaran sebelumnya (2005-2014) terdapat separuh dari daerah otonomi baru yang mengalami permasalahan.

“Kita agak trauma. Waktu itu, periode lalu ada 85 Daerah Otonomi Baru, separuhnya problem. Nah, harusnya jangan trauma tapi diketatkan lagi,” tukasnya.

Terlepas dari beragam hambatan pemekaran wilayah Kalimantan Barat, Mardani berjanji tetap akan mendukung. Jauhnya rentang kendali, kondisi geografis yang luas dan kesanggupan gubernur memenuhi segala persyaratan pemekaran disebutnya sebagai alasan Provinsi Kapuas Raya patut segera terbentuk.

“Apa yang disampaikan Pak Gubernur bahwa secara ekonomi, secara PAD, secara ASN, secara geografi dan demografi mencukupi. Kalbar 1,5 kali luas Pulau Jawa. Kasihan banget. Makin jauh jarak pelayanannya. Kita dukung. Dari awal kita dukung pemekaran ini,” tutupnya. (NAJ)