SHARE
Berbelasungkawa Mbah Moen Wafat, Polri: Jiwa Nasionalismenya Sangat Tinggi
Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimun Zubair atau Mbah Moen memberikan keterangan kepada wartawan saat tiba dibandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (16/10). [ANTARA FOTO/ARSIP/Deni Santosa]

Suara.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) turut berbelasungkawa atas meninggalnya ulama besar KH Maimun Zubair atau Mbah Moen di Makkah, Arab Saudi pada Selasa (6/8/2019) pagi. Bagi Polri, Mbah Moen adalah sosok yang memiliki nasionalisme tinggi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mewakili Polri mengucapkan duka cita yang mendalam serta berdoa untuk almarhum Mbah Moen.

“Atas nama Polri mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya KH Maimun Zubair. Kami mendoakan semoga arwah beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019).

Menurut dia, bagi Polri, Mbah Moen adalah sosok yang memiliki semangat dan jiwa nasionalisme tinggi yang patut diteladani masyarakat.

“Beliau adalah sosok kiai NU yang memiliki jiwa nasionalisme yang sangat tinggi. Semangatnya luar biasa. Saat saya ke sana dengan Panglima TNI, saat kegiatan kirab budaya, beliau begitu bersemangat,” katanya.

Pengamalan nilai-nilai Pancasila yang diajarkan Mbah Moen kepada santri-santrinya juga menjadikan sosok Mbah Moen sebagai suri tauladan.

“Apalagi jika berbicara mengenai Pancasila dan NKRI, baik di ponpes maupun saat di kediaman beliau. Beliau adalah sosok yang sangat dekat dengan santri-santrinya,” ujar Dedi.

Diketahui, Mbah Moen wafat saat menjalankan ibadah haji. Dirinya berangkat ke Tanah Suci pada 27 Juli 2019 lalu. Ia bahkan sempat bertemu ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berpamitan karena hendak menunaikan ibadah haji.

Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin takziyah KH Maimun Zubair yang menghembuskan napas terakhir di RS An Noer, Mekkah.

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin langsung bergegas ke RS An Noer, Mekkah, Selasa pagi waktu setempat ketika mendapatkan kabar berpulangnya kiai yang akrab disapa Mbah Moen itu.

Kabar berpulangnya ulama kharismatik Kiai Haji Maimoen “Mbah Moen” Zubair asal Rembang, Jawa Tengah itu mengejutkan semua orang. Mbah Moen wafat di Mekkah, Arab Saudi, pada pukul 04.17 waktu setempat.

Mbah Moen adalah ulama yang sangat dihormati, dia merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

Selain dikenal sebagai Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), Mbah Moen juga menjabat Ketua Mejelis Syariah di DPP PPP.

Sumber: Suara.com