SHARE
Wabup Kubu Raya Sujiwo menjenguk BT di kediamannya, Jalan Adi Sucipto, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

SUNGAI RAYA – Nasib malang menimpa seorang anak berusia 12 tahun yang beralamat tinggal di Jalan Adi Sucipto, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya. Tepat pada Senin (10/6/2019) lalu, anak yang diketahui berinisial BT ini disiram air keras oleh Usman, pria yang menaruh hati pada ibu korban. 

MUR (40), ibu korban bercerita bahwa penyiraman itu terjadi sekitar pukul 03.00 pagi. Usman yang sebelumnya mendapat penolakan dari MUR tiba-tiba saja mendatangi kediamannya dan lantas menyiram air keras ke arah korban. 

BT yang saat itu tengah tertidur tiba-tiba bangun dan menggelepar kesakitan karena siraman air keras yang mengenai punggungnya. Peristiwa ini pun mengakibatkan korban mengalami luka bakar serius. Tak cuma itu, korban juga mengalami trauma dan takut untuk sekadar ke luar rumah. 

“Anak saya langsung bangun menggelapar dan berteriak kesakitan. Sekarang masih kesakitan. Dia trauma mau keluar rumah,” kata MUR saat ditemui di kediamannya, Kamis (13/6/2019). 

Tindakan pelaku ini pun dikutuk keras oleh Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo. Ia yang berkesempatan menjenguk korban secara langsung menuntut permintaan maaf dari pelaku dan berharap agar peristiwa serupa tidak lagi terulang di kemudian hari. 

“Kita mengutuk keras perbuatan pelaku. Kami berharap pelaku menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga korban. Kita berharap peristiwa ini pertama dan terakhir kalinya, jangan sampai terulang peristiwa seperti ini,” ucapnya. 

“Kami turut prihatin dengan kejadian ini dan kondisi korban dan kami mengapresiasi kepolisian, khususnya Polsek Sungai Raya yang bergerak cepat menangkap pelaku,” timpalnya. 

Kesempatan itu juga dimanfaatkan Sujiwo untuk menawarkan bantuan sosial kepada pihak keluarga korban. Pemkab Kubu Raya dikatakannya siap menyalurkan bantuan jika korban masih memerlukan perawatan secara intensif. 

“Di Kessos kita juga ada program untuk membantu melalui bantuan sosial tak terduga. Jika memang masih diperlukan perawatan secara intensif,” ungkapnya.

Peristiwa yang menimpa BT ini pun sudah dilaporkan dan ditangani oleh pihak Kepolisian Sektor Sungai Raya. Berdasarkan informasi yang diutarakan MUR pelaku saat ini juga sudah ditahan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (NAJ)