SHARE
Stok Telur dan Daging Ayam Dipastikan Aman untuk Lebaran 2020
Ilustrasi: Merdeka.com

KETAPANG – Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat memastikan stok pangan asal hewan, seperti daging ayam dan telur ayam ras dalam kondisi aman. Stok yang ada dapat memenuhi kebutuhan konsumsi pada Ramadan hingga Lebaran yang jatuh pada Mei mendatang.

Kebutuhan daging ayam ras di Kalbar sampai Juli 2020 diperkirakan sebesar 18.181 ton. Sementara berdasarkan potensi ketersediaan daging ayam ras sampai Juli 2020, diperkirakan sebesar 19.416 ton.

“Sampai Juli 2020, diperkirakan terdapat surplus daging ayam ras sebesar 1.234 ton,” ujar Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat Muhammad Munsif saat dihubungi lewat telepon, Rabu (29/4/2020).

Kemudian, berdasarkan potensi ketersediaan telur ayam ras sampai Juli 2020, diperkirakan sebesar 17.658 ton. Sementara kebutuhan masyarakat akan telur ayam ras diperkirakan 17.019 ton. Hal ini berarti masih ada surplus sebesar 639 ton

Munsif mengatakan, perhitungan tersebut ditinjau dari daya beli masyarakat saat pandemi yang relatif turun serta harga pakan yang relatif stabil.

“Dalam usaha ternak ayam, bila konsumsi merosot tajam yang berakibat tidak terserapnya ayam hidup yang sudah waktunya dijual. Maka bakal ada potensi risiko yang berlanjut, yakni berhentinya para peternak ayam untuk mengisi kandangnya lagi,” pungkasnya. (HAG)