SHARE
PUPR Kebut Perbaikan Jembatan Kapuas II
Para pekerja sedang memasang ikatan angin di Jembatan Kapuas II. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

SUNGAI RAYA – Pemasangan ikatan angin (bracing) Jembatan Kapuas II dikebut. Jika di hari pertama hanya terpasang sebanyak 5 batang ikatan angin, di hari kedua pekerja yang berasal dari Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalbar itu berhasil memasang sebanyak 9 batang ikatan angin.

Plt. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalbar Syarif Amin mengatakan bahwa percepatan pengerjaan dilakukan atas instruksi dari Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. Keluarnya instruksi tersebut lantaran kemacetan parah yang terjadi pada Senin (14/10/2019) lalu sebagai akibat ditutupnya Jembatan Kapuas II yang sedang dilakukan perbaikan.

Dalam instruksinya, Gubernur tidak hanya meminta percepatan pengerjaan perbaikan jembatan. Setelah terjadi kemacetan, Sutarmidji juga mengubah waktu buka tutup jembatan dari yang sebelumnya dibuka selama 12 jam dari pukul 24.00 hingga pukul 12.00 dan ditutup pada pukul 12.00 hingga pukul 24.00 WIB menjadi dibuka pada pukul 05.00 hingga pukul 10.00 WIB, ditutup kembali pada pukul 10.00 hingga pukul 15.00, dibuka lagi mulai pukul 15.00 hingga pukul 22.00 dan ditutup lagi pukul 22.00 hingga pukul 05.00 WIB.

“Tadi kita mulai jam 10 (pagi). Kemarin kita pasang 5, hari ini 9 jadi sudah 14 bracing yang kita pasang. Total ada 42 yang harus dipasang,” ujarnya saat ditemui di Jembatan Kapuas II, Jalan Major Alianyang Sungai Raya, Selasa (15/10/2019).

Syarif Amin menambahkan bahwa percepatan pengerjaan ikatan angin ini dapat memangkas waktu pengerjaan perbaikan jembatan. Jika sebelumnya ditargetkan selesai dalam jangka waktu 20 hari, setelah berhasil terpasang sebanyak 9 ikatan angin pada hari ini dirinya memprediksi proses perbaikan jembatan akan selesai dalam beberapa hari ke depan.

“Kalau per hari bisa terpasang sebanyak 9 bracing, kita perkirakan dalam empat sampai lima hari ke depan proses pemasangan sudah selesai,” ucapnya.

Penutupan Jembatan Kapuas II yang sedang dilakukan perbaikan mengakibatkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan seperti Jalan Imam Bonjol, Jalan Adi Sucipto, Jalan Pahlawan, Jalan Tanjungpura, Jalan Tanjung Raya, Jalan Sultan Hamid II dan Jalan Perintis Kemerdekaan. Kemacetan juga terpantau terjadi di Pelabuhan Penyeberangan Ferry Pontianak dan Dermaga Penyeberangan Ferry Siantan. (NAJ)