SHARE
Pertamina Ancam Cabut Izin Pengecer Nakal
Logo Pertamina

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk tiap-tiap desa di Kabupaten Kubu Raya. Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Bupati Nomor 556/DKUMPP/2019 tentang Harga Eceran Tertinggi Liquefield Petroleum Gas (LPG) Tabung Tiga Kilogram Pada Tingkat Pangkalan. 

Supervisor Branch Marketing Support Pertamina Wilayah Kaltengbar Ida Irma Suryani berharap penetapan ini dapat meminimalisasi kelangkaan gas di tengah-tengah masyarakat. Dengan penetapan HET ini pula, diharapkan tidak ada lagi pangkalan gas yang menjual elpiji dengan harga yang lebih tinggi.

Ida lantas mengingatkan para agen untuk mematuhi keputusan yang sudah resmi berlaku itu. Jika tidak, lanjut dia, sanksi keras berupa teguran sampai dengan pencabutan izin usaha akan dijatuhkan oleh Pertamina.

“Sanksinya kami ada pasti ada ya. Teguran, sampai pada pemutusan hubungan usaha itu ada, bergantung pada level-levelnya,” tuturnya saat diwawancarai di Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (8/8/2019). 

Sementara itu, menjelang hari raya Iduladha ini, Ida juga memastikan bahwa ketersediaan gas 3 kilogram akan aman. Pertamina dikatakannya sudah menambah pasokan guna mengantisipasi terjadinya lonjakan permintaan masyarakat

“Kami ada namanya satgas Iduladha. Itu kita beroperasi dari tanggal 9 sampai 13 Agustus. Dalam masa satgas kami perbanyak pasokan dan pengawasan lebih intens,” pungkasnya. (NAJ)