SHARE
Penderita ISPA di Kubu Raya Meningkat
Ilustrasi

SUNGAI RAYA – Bencana kabut asap yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Kubu Raya berakibat pada meningkatnya jumlah penderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Hingga akhir Juli 2019, jumlah penderita ISPA di 9 kecamatan di Kabupaten Kubu Raya sudah mencapai 352 orang.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya Marijan menerangkan bahwa angka tersebut terus mengalami peningkatan. Dirinya menyebut, pada minggu pertama bulan Juli penderita ISPA di Kubu Raya hanya berjumlah 240 orang. Sementara pada minggu kedua jumlahnya bertambah sebanyak 76 penderita, sedangkan pada minggu ketiga kembali bertambah sebanyak 36 orang. 

“Data Puskesmas kita yang tersebar di 9 kecamatan hingga akhir bulan Juli kemarin, penderita Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sudah mencapai 352 orang dan jumlah ini setiap minggu mengalami peningkatan,” ujarnya saat diwawancarai di kantornya di Jalan Adi Sucipto, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Rabu (14/8/2019).

Marijan menjelaskan bahwa kondisi kabut asap di Kubu Raya saat ini masih cukup membahayakan meskipun sudah terjadi hujan di sebagian wilayah pada Selasa (13/8/2019) lalu. Oleh karenanya, Ia mengimbau masyarakat untuk tetap menghindari paparan asap dengan cara menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Tentunya tentunya musim panas yang terjadi di Kubu Raya ini akan meningkatkan potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Sehingga, dampak asapnya akan tersebar. Dengan kondisi ini, masyarakat harus sebisa mungkin menghindari terkena asap agar tidak terhirup,” imbuhnya.

Demi mengurangi angka penderita ISPA, Dinas Kesehatan dikatakan Marijan telah melakukan berbagai upaya seperti membagikan masker, sosialisasi tentang bahaya kabut asap, pengamatan penyakit dengan deteksi dini serta mengenali gejala-gejala dan keluhan yang timbul sebagai dampak kesehatan akibat asap. Pada kesempatan yang sama, Marijan turut meminta masyarakat untuk segera memeriksakan kondisi kesehatannya ke fasilitas kesehatan jika didapati tanda-tanda gangguan ISPA. 

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar segera ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika terjadi gangguan pernafasan dan masalah kesehatan lainnya akibat dampak kabut asap,” pungkasnya. (NAJ)