SHARE
Muda Larang Semua Bentuk Keramaian
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan. Foto: Dik. Prokopim Setda Kubu Raya

SUNGAI RAYA – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menerbitkan surat edaran nomor 140/0585/DPMD-C/2020 tentang larangan mengadakan kegiatan pengumpulan massa di Kabupaten Kubu Raya. Larangan yang dimaksud di dalam surat edaran tersebut yakni kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, seperti seminar, konser musik, pasar malam, unjuk rasa, pawai, karnaval, hingga resepsi pernikahan.

Surat yang diteken Muda pada tanggal 27 Maret itu menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat tentang Kejadian Luar Biasa/Tanggap Darurat Covid-19 dan Surat Edaran Bupati Kubu Raya tentang Pencegahan Covid-19 serta Maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penangananan Penyebaran COVID-19. Larangan yang bersifat mutlak ini berlaku hingga berakhirnya Kondisi Luar Biasa (KLB) Tanggap Darurat Covid-19 yang akan ditetapkan kemudian oleh pemerintah.

“Lebih baik kita cegah sekarang. Saya minta dengan rendah hati pengertian masyarakat. Tidak usah memaksakan. Sebentar saja selama beberapa waktu kita harus menyelamatkan satu sama lain. Sekarang bukan saatnya berdebat tapi mencari solusi,” ujarnya di Sungai Raya, Senin (30/3/2020).

Menurut Muda, upaya pencegahan merupakan keharusan karena jika tidak dilakukan, dikhawatirkan malah muncul penyesalan di kemudian hari. Masyarakat yang terdampak akan kebijakannya ini pun diharapkan Muda dapat bersikap bijak dan tidak bereaksi berlebihan dalam menyikapi situasi ini.

“Penyebaran Covid-19 yang semakin meluas merupakan persoalan serius. Tidak hanya di Indonesia tapi juga seluruh dunia. Sikap sabar dan menahan diri yang kita perbuat adalah bentuk tanggung jawab dan kontribusi kita bagi negeri ini,” pungkasnya. (NAJ)