SHARE
Lebih Dari 280 Ribu Warga Kubu Raya Belum Punya Jaminan Kesehatan

SUNGAI RAYA – Sebagian masyarakat Kubu Raya belum memiliki jaminan kesehatan. Dari 600 ribu lebih masyarakat di Kubu Raya, tercatat baru sekitar 324.179 jiwa yang terdaftar sebagai peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan. 

Sebanyak 324.179 jiwa yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehan tersebut terdiri dari penerima bantuan iuran (PBI) pusat sebanyak 220.019 jiwa, penerima non PBI mandiri 63.050 jiwa dan PBI daerah sebanyak 41.110 jiwa. Adapun jumlah masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan tercatat sebanyak 280.384 jiwa. 

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan bahwa persoalan tersebut akan diprioritaskan untuk segera diselesaikan. Ia memastikan, dalam jangka waktu paling lama 3 tahun ke depan semua masyarakat Kubu Raya akan memiliki jaminan kesehatan.

“Masih ada sekitar 200 ribu lebih yang belum tercover. Target kita secara bertahap, dalam tempo 2 sampai 3 tahun harus sudah tercover semua. Sambil kita lakukan pendataan dan validasi. Tetapi, yakinlah dalam tempo yang sesingkat-singkatnya saya dengan Pak Bupati pasti akan menjadikan ini prioritas karena masalah BPJS ini menjadi hal penting berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat Kubu Raya,” ucapnya saat dijumpai di Hotel Gardenia Kubu Raya, Selasa (10/9/2019). 

Dalam kesempatan yang sama, Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalbar ini turut mengomentari rencana pemerintah yang hendak menaikkan iuran BPJS. Jika benar terealisasi, kebijakan tersebut diakuinya akan cukup memberatkan masyarakat.

Meski begitu, lanjut Sujiwo, mau tidak mau kebijakan yang diusulkan oleh pemerintah pusat tersebut harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak akibat kenaikan iuran ini, Pemkab Kubu Raya dikatakannya akan mencarikan solusi yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

“Kalau kebijakan pusat, kita di daerah tinggal melaksanakan. Kalau pengaruh, dampak pasti ada dengan kondisi seperti sekarang ini. Kondisi ekonomi yang kurang baik tenti akan menambah berat beban masyarakat. Pemkab Kubu Raya akan mencarikan solusinya bagaimana supaya nanti beban ini tidak terlalu memberatkan,” pungkasnya. (NAJ)