SHARE
Kuota Zonasi untuk PPDB di Kalbar Tahun Ini Berkurang
Ilustrasi

KETAPANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat membuat aturan baru dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 untuk SMA/SMK sederajat. Perbedaan yang paling mencolok adalah kuota sistem zonasi.

Berbeda dengan tahun ajaran 2019/2020 yang menetapkan kuota zonasi 80 persen, tahun ini jalur zonasi akan dikurangi menjadi 50 persen. Sementara itu, kuota untuk jalur prestasi ditambah menjadi 30 persen, baik melalui jalur akademik maupun non-akademik.

Tahun ajaran lalu, jalur prestasi hanya mendapatkan kuota 15 persen, baik melalui prestasi akademik maupun non-akademik. Sementara itu, kuota 15 persen diberikan bagi siswa yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu.

Dan terakhir jalur perpidahan atau apabila orangtua siswa pindah tempat tinggal, kuota di jalur ini diberikan kuota 5 persen.

“Untuk jalur perpindahan dibutuhkan bukti surat penugasan dari instansi atau lembaga yang mempekerjakan wali siswa dan dapat digunakan untuk anak guru,” kata Kepala Disdikbud Kalbar Suprianus Herman melalui telepon, Selasa (28/4/2020).

Suprianus mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan aplikasi untuk PPDB online tahun ini.

“Kami sudah selesai uji coba apilkasi dan hasilnya memuaskan. Semua sekolah sudah paham pengoperasiannya dan mudah-mudahan semua calon siswa bisa mengikuti prosedur pendaftaran dengan lancar,” pungkasnya. (HAG)