SHARE
Kapolda Kalbar Ingatkan Polisi Untuk Tidak Hedonis
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono. Foto: Humas Polda Kalbar.

SUNGAI RAYA – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono mengimbau seluruh personel Polri di jajaran Polda Kalbar untuk hidup sederhana dan menjauhkan diri dari pola hidup hedonis. Imbauan tersebut sebagai respon atas keluarnya Surat Telegram Divisi Propam Mabes Polri yang berisi peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi dan kepemilikan barang mewah oleh pegawai negeri di Polri tertanggal 15 November 2019.

“Hidup itu memang harus sederhana. Kayak kita-kita biasalah. Pakai cincin, cincin kawin. Pakai jam tangan yang hanya bisa menunjukkan waktu. Jangan pula hedonis, apalagi konsumtif. Kita enjoy saja dengan apa yang ada, dengan nikmat yang sudah diberikan Allah subhanahu wataala,” katanya usai meresmikan Markas sementara Polres Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya, Selasa (19/11/2019).

Didi menegaskan akan menindak tegas anak buahnya yang tidak mengindahkan larangan yang tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM tersebut. Di samping itu, lanjut Didi, larangan tersebut juga memang sudah diatur dalam Peraturan Disiplin Anggota Polri dan Kode Etik Profesi Polri.

“Kalau ada yang melanggar kita proses. Ada aturannya di kode etik dan disiplin,” jelasnya.

Imbauan yang diutarakan Kapolda Kalbar turut diamini oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana. Ia pun berkomitmen untuk selalu mengingatkan jajaran personelnya untuk tidak hidup berlebih-lebihan dan selalu menjaga sikap ketika berinteraksi dengan masyarakat.

“Sebanyak 425 personel kami yang masuk di Polres Kubu Raya, kami akan menjaga selalu attitude kami. Bagaimana kehidupan kami bersosial dengan masyarakat sehingga harapan besar saya anggota tidak melakukan kegiatan yang melanggar aturan, baik yang diatur oleh kode etik maupun profesi Polri,” pungkasnya. (NAJ)