SHARE
Iwan Kurnia Putra Tak Terindikasi Politik Uang di Pilkades RJU
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya dr. Nursyam Ibrahim. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah memutuskan sengketa hasil Pemilihan Kepala Desa Rasau Jaya Umum (RJU), Kecamatan Rasau Jaya. Hasilnya, calon nomor urut 02 Iwan Kurnia Putra diputuskan tidak terindikasi politik uang, sebagaimana gugatan yang dilayangkan oleh tiga cakades lain. Keputusan tersebut diputuskan saat Rapat Evaluasi Hasil Pilkades Serentak 2019 di Ruang Rapat Pamong Praja I Kantor Bupati Kubu Raya.

Ditemui usai rapat, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya dr. Nursyam Ibrahim mengungkapkan bahwa keputusan yang diambil hari ini tentu tidak bisa memuaskan semua pihak. Karenanya, Ia mempersilakan ketiga cakades RJU untuk menempuh jalur hukum apabila tidak puas dengan keputusan pihaknya.

“Kalau mau diselesaikan ke jalur hukum, silakan. Kita tunggu. Ini negara hukum, silakan keputusan tentang hukum yang terkait dengan ini, kalau ingin dilakukan gugatan menurut mereka ada hal yang memang layak digugat silakan. Kita terbuka dengan hal ini. Biar keputusan hukum yang menetapkan siapa yang benar, siapa yang salah,” katanya kepada awak media, Senin (9/12/2019).

Rapat yang dipimpin oleh Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan itu turut membahas persiapan pelantikan kades terpilih hasil Pilkades serentak 2019. Hasilnya, kepala desa terpilih diputuskan akan dilantik secara bersamaan pada 17 Desember 2019 di Kantor Bupati Kubu Raya.

“Ada dua desa yang perlu dilakukan komunikasi lebih intensif. Pada hari ini Pak Bupati sudah menetapkan bahwa enam puluh desa itu tetap akan dilakukan pelantikan pada 17 Desember 2019. Sudah pasti karena tadi sudah ditetapkan tinggal kita membuat administrasi dengan surat keputusan bupati untuk penetapan tanggal 17 (Desember) sebagai hari pelantikan,” ucapnya.

“Seratus persen desa sudah melengkapi semua syarat untuk pemenuhan administrasi pelantikan. Lengkap dengan berita acara semua sudah kita dapatkan dari enam puluh kepala desa. Itu murni tugas PPKD desa bersama Panwas,” sambungnya.

Menjelang pelantikan, Nursyam juga mengimbau kades-kades terpilih untuk tetap menjaga situasi kondusif di desanya masing-masing. Semua kades terpilih juga Ia minta untuk merangkul semua lawan politiknya saat Pilkades, karena menurutnya pembangunan desa membutuhkan peran semua unsur masyarakat.

“Kita mengingatkan untuk bagaimana dalam berdemokrasi kita semakin hari semakin dewasa. Sehingga, di dalam pernyataan awal yang siap menang dan siap kalah itu benar-benar dapat kita wujudkan dalam proses mendapatkan pemimpin 6 tahun ke depan. Tetap kondusif, jaga suasana dan rangkul seluruh unsur yang terlibat menjadi calon. Semua calon yang tidak lolos kemudian dirangkul untuk ikut merencanakan pembangunan di desa. Mereka dilibatkan dalam kapasitasnya sebagai tokoh masyarakat di desa itu,” pungkasnya. (NAJ)