SHARE
Dua Desa Persiapan di Sungai Kakap Batal Ikut Pilkades Serentak 2019
Ilustrasi

SUNGAI KAKAP – Dua desa persiapan yang baru saja didefinitifkan di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, yakni Desa Parit Keladi dan Desa Rengas Kapuas dipastikan batal mengikuti Pilkades serentak yang rencananya akan digelar pada 16 November 2019. Penyebab batalnya keikutsertaan dua desa tersebut lantaran belum mendapatkan kode desa dari Kementerian Dalam Negeri.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya Nursyam Ibrahim menerangkan bahwa untuk memperoleh kode desa, terlebih dahulu desa bersangkutan harus mengantongi rekomendasi gubernur. Saat ini, pihaknya tengah mengupayakan rekomendasi tersebut sehingga ditargetkan desa-desa persiapan bisa mendapatkan kode desa pada tahun 2020.

“Persoalan administrasi tentu ada tahapan-tahapan. Bukan kendala tapi bagian dari proses adalah kode desa. Itu urusannya Kemendagri. Syaratnya kita mendapatkan rekomendasi gubernur yang saat ini tengah kita siapkan,”ujarnya saat diwawancarai di Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap, Senin (4/10/2019).

Jika ditambahkan dengan 3 desa persiapan lainnya di seluruh Kubu Raya, yaitu Desa Padi Jaya, Permata Jaya dan Sukalanting maka terdapat 5 desa definitif baru yang batal mengikuti Pilkades serentak 2019. Karena batal ikut, maka total desa yang mengikuti Pilkades serentak 2019 ini hanya berjumlah 60 desa, dari yang semula direncanakan sebanyak 65 desa.

Dalam kesempatan yang sama, Nursyam juga menerangkan bahwa saat ini masih terdapat 5 desa yang tengah diproses untuk dijadikan desa definitif. Ia menargetkan kelima desa ini bisa didefinitifkan pada awal tahun 2020, agar bisa mengikuti Pilkades serentak 2020 atau paling lama pada tahun 2021.

“Mudah-mudahan bisa terealisasi awal tahun 2020. Kita semuanya ada 10 desa persiapan. Alhamdulillah sudah ada 5 desa yang telah didefinitifkan. Persiapan 5 desa yang sedang dibuatkan perdanya,” pungkasnya. (NAJ)