SHARE
Disdik Kubu Raya Dorong Kades Alokasikan Dana Desa Untuk Beasiswa Pendidikan
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya Supardi. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

SUNGAI RAYA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya mendorong para kepala desa mengalokasikan Dana Desa untuk beasiswa pendidikan. Dorongan itu disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya Supardi seusai menghadiri penyerahan beasiswa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya. 

“Kita berharap desa-desa lain di Kubu Raya ini juga peduli. Bukan hanya desa Parit Baru saja. Anggaran ini kan ada di setiap desa. Jadi seharusnya kepala desa itu menganggarkan dan memberi bantuan kepada masyarakatnya, terutama masyarakat yang kurang mampu yang butuh bantuan,” ujarnya di Halaman SD Negeri 8 Sungai Raya, Rabu (12/6/2019). 

Desa-desa lain diharapkan Supardi meniru program yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Parit Baru dalam pengalokasian Dana Desa untuk beasiswa pendidikan. Sebab pemerintah desa tersebut sanggup mengalokasikan anggaran sebesar Rp35 juta untuk beasiswa kepada 70 siswa SD tidak mampu yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan menengah.

“Kita berharap desa-desa yang lain mencontoh, karena masyarakat di Kubu Raya ini kan bukan orang kaya semua. Banyak masyarakatnya yang masih miskin dan kita bersyukur masyarakat Desa Parit Baru ini ada kepala desa yang peduli,” lanjutnya. 

Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Parit Baru Musa juga berharap rekan- rekannya sesama kepala desa bisa melakukan hal serupa. Kendati program ini baru pertama kalinya dilakukan, Ia menjamin kalau program tersebut tidak menyalahi kewenangan karena sudah ada regulasi hukum yang mengatur tentang hal tersebut. 

“Mudah-mudahan desa lain bisa meniru karena ini dasarnya sudah jelas. Di PP 43 tahun 2014 itu sudah jelas mengatur tentang pendidikan dan kesehatan. Saya pikir kalau semuanya memperhatikan masalah pendidikan, ayo kita sama-sama dari desa, dari kabupaten sampai provinsi kita mencoba untuk bagaimana orang-orang miskin ini terbantukan dengan adanya penganggaran-penganggaran yang pro kepada masyarakat miskin itu sendiri,” ajaknya. (NAJ)