SHARE
BPBD Bentuk Satgas Penanganan Reaksi Cepat Bencana Batingsor
Kepala BPBD Kubu Raya. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

SUNGAI RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Reaksi Cepat Bencana Banjir, Angin Puting Beliung dan Longsor (Batingsor), Rabu (8/1/2020). Satgas yang dibentuk ini beranggotakan para personel dari sembilan instansi yang terkait dengan bencana di wilayah Kubu Raya, yakni Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Basarnas, Polres, Kodim 1207 BS, PMI dan BPBD.

Kepala BPBD Kubu Raya Mokhtar menjelaskan dengan adanya satgas ini, ke depan penanganan bencana batingsor di wilayah Kubu Raya akan dilakukan secara terpadu. Dirinya berujar, pada saat memasuki musim kebakaran hutan dan lahan yang biasanya berlangsung pada bulan Juli hingga Oktober, satgas ini juga akan ikut melakukan penanganan dengan dibantu para personel pemadam kebakaran Manggala Agni.

“Ke depan tim ini akan bersama-sama apabila terjadi bencana di Kubu Raya. Terutama angin puting beliung, banjir dan tanah longsor. Kami akan menanganinya secara bersama-sama dan terpadu. Tapi, alhamdulillah kalau longsor belumlah ya. Paling cuma abrasi pantai dan abrasi sungai. Mudah-mudahanlah daerah kita ini terhindar dari longsor,” ujarnya di Kantor BPBD Kubu Raya, Rabu (8/1/2020).

Mokhtar menambahkan, pertemuan ini juga sekaligus mengevaluasi langkah-langkah penanggulangan bencana yang dilakukan oleh masing-masing instansi, khususnya pada saat bencana banjir yang merendam tujuh desa di Kecamatan Sungai Ambawang beberapa waktu lalu.

“Selama ini kan kita kerjanya masing-masing. Tadi kita juga mengevaluasi apa-apa yang sudah kita lakukan. Apa yang menjadi kekurangan pada saat penanganan kemarin, sekaligus rencana yang akan dilakukan ke depan agar masyarakat terdampak bencana tidak bertambah resah karena layanan kita,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Mokhtar turut menyampaikan hasil pemetaan BPBD Kubu Raya terkait wilayah yang rawan terjadi bencana banjir dan angin puting beliung. Adapun daerah rawan banjir, yakni di Kecamatan Sungai Raya, Sungai Ambawang, Kuala Mandor B dan Rasau Jaya. Sementara daerah yang rawan angin puting beliung, yaitu di Kecamatan Sungai Kakap, Sungai Raya, Kuala Mandor B dan Rasau Jaya. (NAJ)