SHARE
Sumber: https://www.pegipegi.com/

PONTIANAK – Wakil Bupati Kayong Utara Effendi Ahmad meminta mahasiswa asal Kayong Utara yang kuliah di Kota Pontianak untuk bersemangat dalam menuntut ilmu. Ketika nanti selesai kuliah, para mahasiswa ini bisa langsung terjun ke masyarakat.

“Daerah pasti membutuhkan pemuda. Kita memberikan peluang untuk mereka berkreasi. Pemda akan menyiapkan tempat-tempatnya. Terlebih saat ini Kayong Utara dalam proses membangun,” kata Effendi setelah pembukaan Dialog Strategis Pemuda dan Pembangunan dengan tema Mempertegas Kepeloporan Pemuda Dalam Mewujudkan Cita-cita Pembangunan di Kabupaten Kayong Utara, Kamis (18/2/201) di Warkop Upgrade Jl. Suprapto, Kota Pontianak.

Selain itu dia juga mengajak para pemuda Kayong Utara untuk menjadi pelopor pembangunan daerah. Karena menurut dia pemuda adalah aset dan daerah itu butuh pemuda.

“Pemuda adalah pelaku perubahan. Makanya mereka harus sedini mungkin, kita didik dan ajari bagaimana ke depannya bisa menjadi pelaku pembangunan yang baik,” ujar Effendi Ahmad.

Effendi mengatakan banyak sektor di Kayong Utara yang bisa digeluti oleh pemuda, seperti sektor pertanian, perkebunan dan lainnya. Oleh karena itu dia mendorong pemuda Kayong Utara untuk menemukan bakatnya masing-masing.

Effendi berpesan agar mahasiswa fokus menggali potensi diri, sehingga ketika nanti sudah sampai ke masyarakat bisa langsung mempraktikkan ilmu yang didapat kampus dan bisa mengeksplor bakat yang ada dalam diri masing-masing.

“Karena itu saya sampaikan kepada adik-adik mahasiswa ini untuk menemukan bakatnya masing-masing,” tutupnya.

Sedangkan Ketua DPD KNPI Kayong Utara Bung Tomo menegaskan peran pemuda sangat penting sebagai pelaku pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Pemuda hari ini merupakan harapan masa depan daerah, serta menjadi tumpuan kemajuan daerah ke depan. Pemuda menjadi tonggak dan penggerak pembangunan daerah. Bisa dalam bentuk partisipasi bidang ekonomi dan lainnya,” ujar Bung Tomo.

Bung Tomo mengimbau agar pemuda Kayong Utara tidak manja dan berpikir out of the box. Termasuk berani berinovatif dan produktif.

“Apalagi Kayong Utara sendiri saat ini sumber dayanya masih banyak, tinggal pemuda mengkreasikan,” tutupnya. (ANS)