SHARE
Ilustrasi Anggota DPR MPR. ©2014 Merdeka.com

SUNGAI RAYA – Sebanyak 44 anggota DPRD Kubu Raya periode 2019-2024 resmi dilantik, Selasa (17/9/2019) sore. Pelantikan yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Mempawah itu digelar di Qubu Resort Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya.

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji yang turut hadir pada kesempatan itu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota DPRD Kubu Raya periode 2019-2024. Ucapan terima kasih juga diucapkan orang nomor satu di Kalbar itu kepada anggota DPRD 2014-2019 yang telah purna tugas. 

Kepada pimpinan sementara DPRD yang terpilih, Sutarmidji berpesan kepada mereka untuk segera melengkapi alat kelengkapan dewan. Apalagi kata Midji, dewan memiliki tanggung jawab yang perlu segera diselesaikan, salah satunya pembahasan APBD 2020.

“Ketua sementara saya harapkan dapat memimpin seluruh anggota dewan dan melengkapi alat kelengkapan dewan, komisi, fraksi, banggar, dan seluruh perangkat lainnya. Dewan punya tugas membahas APBD 2020 yang belum disahkan,” ujarnya saat memberikan sambutan di hadapan para anggota dewan.

Mantan Wali Kota Pontianak ini juga menekankan kepada para anggota dewan tentang pentingnya harmonisasi antara lembaga eksekutif dan legislatif. Sebab menurutnya, sinergitas yang baik antar dua lembaga ini dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan yang dapat menjawab keinginan masyarakat. 

Dari total 45 orang yang dibacakan Surat Keputusannya sebagai anggota DPRD Kubu Raya, terdapat satu orang anggota yang urung dilantik pada kesempatan tersebut. Satu nama tersebut ialah Darmansyah yang merupakan anggota DPRD Kubu Raya dari daerah pemilihan Sungai Raya I.

Bukannya tak hadir saat pelantikan, Darmansyah urung dilantik karena terlebih dahulu berpulang ke rahmatullah pada hari Minggu (15/9/2019) lalu. Anggota DPRD petahana ini pun dimakamkan di salah satu kompleks pemakaman di Kecamatan Sungai Raya pada Senin (16/9/2019), tepat satu hari sebelum pelantikannya sebagai anggota DPRD periode berikutnya. 

Selama menduduki kursi legislatif pada periode 2014-2019, Darmansyah diketahui merupakan anggota Komisi IV. Rekan satu komisinya sewaktu menjadi anggota DPRD, Yuslanik menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam atas kepergian alamarhum. Selama bekerja sama dengan mendiang, Yuslanik mengenang almarhum sebagai sosok politikus yang bersih dan berintegritas.

“Tentu kita berduka atas wafatnya saudara saya Darmansyah. Pasti banyak kenangan yang sangat baik selama bekerja sama dengan beliau. Beliau politisi yang bersih, jujur, berintegritas dan mudah-mudahan amal beliau diterima di sisi Allah Subhanahu wataala,” ucap legislator dari Partai Gerindra tersebut.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kubu Raya Suharso menjelaskan bahwa status almarhum Darmansyah sebagai anggota DPRD Kubu Raya periode 2019-2024 akan dilakukan proses penggantian antar waktu (PAW). Namun sebelum itu, Partai Golkar dikatakannya akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan KPU Kubu Raya. 

Berikut nama-nama anggota DPRD Kubu Raya periode 2019-2024 berdasarkan jumlah perolehan kursi partai politik

1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

– Usman A. Rasyid

– Yohanes Tjin Tjun Fa

– Muhammad Iqbal

– Agus Sudarmansyah

– Bagus Prasetyo

– Zulkarnain (Ketua Sementara)

– Yoga Irawan

– Nelly Liony

2. Partai Demokrat

– Hamdan

– Muhhidin

– Teguh Wibowo (Wakil Ketua Sementara)

– Dessy Fitri Anggraeni

– Usman

– Ani Suryani

3. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)

– Yuslanik

– Ummi Kultsum

– Ichwani

– Rohmad

– Akhmadsyah H. A. Aziz

4. Partai Golongan Karya (Golkar)

– Darmansyah (tidak dilantik karena meninggal dunia)

– Suharso

– Ahmad

– Abdullah

5. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)

– Ida Suryani

– Johan Saimima

– Utin Nurvita

– K.H. Hanafi

6. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

– Fahrul Haji

– M. Salahuddin

– M. Amri

– Zabur

7. Partai Amanat Nasional (PAN)

– Syf. Dewi Andriani

– Inna Marshala

– Lendeng Syahrani

– Herianto H. Rifai

8. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

– Zainal Abidin

– Herianto

– Renaldi Saputra

– Maimunah

9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

– Ahmad Sudi

– Syahdan M. Nur

– Junaidi

10. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)

– Norali

– Paino Ahmad

– Benny Farianto (NAJ)