SHARE
BPBD: Kalbar Rentan Banjir
Sumber: merdeka.com

PONTIANAK – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar Christianus Lumano meminta masyarakat mewaspadai terjadinya Bencana Banjir, Puting Beliung, dan Longsor (Batingsor). Saat ini ada 104 kecamatan di Kalbar terdeteksi rawan banjir.

Lumano hampir semua daerah di Kalbar berpotensi terjadinya Batingsor. Hal tersebut juga telah disampaikan ke seluruh kabupaten/kota.

“Khususnya bencana banjir, dimana ada 471 desa/kelurahan dari 104 kecamatan di Kalbar yang masuk daerah rawan banjir,” jelas Lumano kepada awak media, Rabu (13/1/2020).

Lumano mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya banjir didaerah, dengan terus mencari atau memberikan informasi dengan stakeholder terkait mengenai situasi dilapangan, termasuk potensi banjir.

“Bencana banjir ini kalau kita lihat, tempatnya daerah-daerah itu saja. Makanya kita imbau kabupaten/kota agar sering memberikan edukasi kepada masyarakat, soal mitigasi bencana ini. Tim Siaga Bencana sudah ada di masing-masing daerah,” ucapnya.

Berdasarkan Data Daerah Rawan Banjir di Kalbar, Kabupaten Kapuas Hulu merupakan daerah yang jumlah kecamatannya rawan banjir yaitu 16 kecamatan, disusul Sanggau 14 kecamatan, Landak 13 kecamatan, Sintang 11 kecamatan, dan Melawi 10 kecamatan.

Kemudian Mempawah delapan kecamatan, Sekadau tujuh kecamatan, Bengkayang lima kecamatan. Lalu Sambas dan Kayong Utara masing-masing empat kecamatan.

“Sedangkan Singkawang, Pontianak, Kubu Raya, dan Ketapang masing-masing tiga kecamatan yang termasuk daerah rawan banjir,” tutupnya. (ANS)