SHARE
Tim SAR Gabungan Terus Sisir Sungai Landak
Ilustrasi

PONTIANAK – Tim gabungan dari unsur SAR, aparat TNI dan Polri, Pemkab Kubu Raya dan berbagai pihak lainnya terus melakukan pencarian terhadap Koptu Eko Kusdianto, salah satu personel TNI yang tenggelam akibat sampan air terbalik di perairan Sungai Landak tepatnya di Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang. Pencarian yang sudah memasuki hari ketiga ini bahkan dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari menyisir sungai sampai dengan membuat gelombang buatan. 

“Mungkin korban belum tampak sampai saat ini karena terhimpit atau terjepit sesuatu didasar sungai. Maka dari itu, tim gabungan sudah koordinasi dan siap menggunakan metode gelombang buatan,” ujar Kepala Basarnas Pontianak Hery Marantika saat ditemui di Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Minggu (23/6/2019).

“Kami tetap optimistis bisa menemukan saudara Eko yang sudah 48 jam belum ditemukan. Kita akan terus melakukan berbagai upaya demi menemukan korban,” timpalnya.

Dijumpai di lokasi yang sama, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang turut membantu proses penyisiran area sungai ikut merasa prihatin atas peristiwa tenggelamnya salah satu personel TNI dari Kodim 1203 Ketapang tersebut. Dirinya juga tak lupa mengapresiasi kinerja berbagai pihak yang terus berupaya melakukan pencarian dan berharap agar Koptu Eko bisa segera ditemukan.

“Saya ingin melihat langsung lokasi kejadian tenggelamnya perahu yang ditumpangi anggota Kodim Ketapang di perairan Desa Mega Timur ini untuk memastikan pencarian terus dilakukan. Ini merupakan kerja sama yang sangat baik dari semua pihak. Tentunya kita harus berdoa bersama-sama agar saudara Eko bisa segera ditemukan,” kata Muda.

Senada dengan Muda, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Herman Asaribab berharap agar proses pencarian terhadap Koptu Eko segera membuahkan hasil. Di samping itu, perwira tinggi TNI AD ini juga memerintahkan jajarannya untuk melakukan pencarian terhadap Koptu Eko. 

“Semoga korban bisa sesegera mungkin ditemukan. Sehingga, korban bisa kita makamkan sesegera mungkin dan dengan selayak-layaknya,” ucapnya saat ikut melakukan penyisiran. (NAJ)