SHARE
Tangan Kurniawan Sulap Daun Ketapang Kering Jadi Lukisan
Salah satu lukisan dari daun ketapang kering hasil karya Kurniawan. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

PONTIANAK – Daun ketapang kering jarang sekali dilirik untuk dijadikan kerajinan. Teksturnya mudah hancur sehingga sulit dibentuk menjadi suatu kerajinan. Tak mengherankan kalau daun ketapang kering lebih banyak dibiarkan berguguran, bahkan dibakar oleh pemilik pohonnya.

Di tangan Kurniawan, nasib daun ketapang kering justru berbanding terbalik. Dengan perlakuan khusus, dirinya mampu mengubah daun ketapang menjadi bernilai ekonomis. Kurniawan menyulap daun tersebut menjadi kerajinan tangan berupa lukisan.

“Kita pakai teknik decal. Jadi dia berbentuk seperti transfer paper. Teknisnya memang disiapkan desain digital kemudian dibantu dengan air, kita memindahkan gambar dari objek ke produk (daun). Desain digitalnya kita cetak di atas kertas decal, baru proses pemindahan gambar,” kata Kurniawan saat menjelaskan proses pembuatan daun menjadi lukisan di Halaman Museum Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani Pontianak, Minggu (1/12/2019).

Kerajinan ini sudah ditekuninya sejak enam bulan lalu di bawah naungan rumah produksi Daun Rumah Kreatif. Menyadari karya orisinalnya bisa saja diklaim oleh orang lain, sedari awal menekuni bidang kerajinan yang tak biasa itu, Kurniawan pun langsung mendaftarkannya ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Diakui Kurniawan, menyulap daun ketapang jadi bernilai ekonomis tak cukup hanya dengan perlakukan khusus. Lebih dari itu, perlakuan terhadap daun ketapang dikatakannya juga membutuhkan ketelitian tinggi agar produk yang dihasilkan bisa bertahan lama.

“Untuk menguatkan teksturnya yang rentan tadi, kita gunakan resin untuk melapisi semua bagian daun. Itu biar lebih awet dan ketika dipajang jadi lebih tahan lama,” jelasnya.

Pria yang juga bergabung ke perkumpulan pengrajin Percikan Warna itu menambahkan, kehadiran lukisan daun ketapang ini cukup diminati oleh masyarakat. Ia mengklaim, sudah banyak konsumen yang memesan lukisan daun ketapang miliknya, baik yang dicetak digital maupun yang dilukis secara alami.

“Bisa dipesan custom karena pengerjaannya selain digital juga bisa manual. Kita siapkan kalau mereka mau custom. Sejauh ini sudah ada beberapa yang minta lukisan karikatur,” terangnya.

Harga yang dibanderol Kurniawan untuk tiap lukisannya pun bervariasi. Dari harga paling murah yang hanya Rp15 ribu hingga harga paling tinggi yang mencapai Rp12 juta. (NAJ)