SHARE
Salah satu rumah warga Dusun Tapah, Desa Pancaroba yang terendam banjir. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

SUNGAI AMBAWANG– Permukiman warga di Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang terendam banjir. Kondisi banjir yang mencapai puncaknya pada dua hari terakhir ini sudah terjadi sejak sepekan silam. 

Agustinus, warga Dusun Tapah, Desa Pancaroba mengatakan bahwa banjir di permukimannya memang kerap terjadi setiap tahunnya. Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir ini membuat ketinggian banjir semakin parah, bahkan hingga mencapai 1 meter. 

“Sudah sejak seminggu terakhir, cuma dua hari ini yang parah. Untuk ketinggiannya hampir satu meter,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Selasa (18/6/2019) pagi. 

Ketinggian banjir yang semakin bertambah ini belum membuat warga sekitar mengungsi ke tempat yang lebih aman. Salah satu warga bernama Juha mengaku tidak ingin mengungsi karena bencana banjir yang merendam tempat tinggalnya masih bisa diakali dengan membuat panggung di dalam rumah. 

“Kalau mengungsi merepotkan sanak keluarga. Jadi di sini buat panggung di dalam rumah dari papan karena air naiknya secara bertahap. Jadi masih sempat buat panggung,” tuturnya.

Berdasarkan pengakuan warga, belum pernah sekali pun pemerintah mendatangi, terlebih menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir. Mereka pun berharap agar bencana banjir ini bisa segera ditangani oleh pemerintah. (NAJ)