SHARE
Stop Penggunaan Kantong Plastik untuk Wadah Daging Kurban
Ilustrasi

PONTIANAK – Guna mengurangi sampah plastik, Pemerintah Kota Pontianak mengimbau seluruh panitia kurban Idul Adha 1441 Hijriyah untuk tidak menggunakan kantong plastik sebagai wadah untuk pembagian daging kurban.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan masyarakat yang menerima daging kurban diharapkan membawa wadah sendiri dari rumah. “Sebagai alternatif bisa menggunakan bahan-bahan yang mudah terurai atau organik seperti daun pisang, anyaman bambu, atau wadah lain yang dapat digunakan secara berulang-ulang,” katanya di Pontianak, Selasa (28/7/2020).

Sebagaimana yang tertuang dalam surat edaran nomor 42/DLH/TAHUN 2020, imbauan ini dalam rangka pelaksanaan program pengurangan sampah plastik sebagai sumber penghasil sampah.

Diakuinya, meskipun kantong plastik dinilai lebih praktis namun juga berdampak pada lingkungan. Betapa tidak, plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk bisa terurai. “Kami mengimbau kepada panitia kurban di Hari Raya Idul Adha 1441 H untuk dapat mendukung program ini dengan tidak menggunakan kantong plastik,” ucapnya.

Edi menambahkan, kebijakan ini juga merupakan petunjuk dari pemerintah pusat terkait pengurangan penggunaan kantong plastik. Secara teknis, Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak akan melakukan sosialisasi termasuk alternatif pengganti kantong plastik untuk wadah daging kurban. “Intinya penerima daging kurban membawa tempat sendiri,” tutupnya. (*/R-1)