SHARE
Pontianak Menuju Kota Ramah Pejalan Kaki dan Pesepeda
Inilah konsep pembangunan Kota Pontianak menuju kota ramah pejalan kaki dan pesepeda. Foto: Dok. Prokopim Kota Pontianak

PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak kembali menyediakan trotoar dan jalur sepeda. Hal ini sejalan dengan semangat mewujudkan Pontianak sebagai kota ramah pejalan kaki dan pesepeda.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pembangunan trotoar akan dibuat sekreatif mungkin sehingga tidak terkesan monoton.

‚ÄĚKita coba hilangkan kesan monoton terhadap keberadaan trotoar, dengan mengusung konsep penuh warna. Lampu hias juga disiapkan pada malam hari sehingga terkesan indah dan enak dipandang mata. Konsepnya pun disesuaikan dengan lokasi, trotoar yang lebar tentunya akan berbeda dengan yang sempit,” kata Edi di Pontianak, Minggu (28/6/2020).

Diakuinya, beberapa pekerjaan pembangunan tertunda lantaran terkendala pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19. Namun dirinya memastikan proyek pengerjaan trotoar di Jalan Ahmad Yani tetap berlanjut. Proses pelelangannya pun sudah selesai.

Rencananya pekan depan akan dimulai lanjutan pembangunan trotoar dari depan Auditorium Untan hingga Taman Digulis. “Kemudian taman yang ada di depan auditorium juga akan kita tuntaskan pembangunannya, akan ada plaza dan penataan taman,” tutur Edi.

Dengan adanya penataan taman tersebut, tambahnya, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas. Mulai dari tempat konser musik, kesenian, olahraga, bazar, kuliner, dan sebagainya. Dengan demikian taman yang ada menjadi multifungsi karena kawasan itu sangat produktif dan potensial. “Apalagi masyarakat gemar berolahraga dan beraktivitas di luar setelah pembatasan aktivitas di tengah pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Edi menuturkan, Pemerintah Kota Pontianak akan terus melakukan penataan kota sebaik mungkin sehingga Pontianak menjadi kota idaman dan nyaman. Pihaknya juga akan mulai mengerjakan trotoar dari depan eks Gedung Kartini hingga depan Mapolda Kalbar. “Lebar trotoar rata-rata sekitar enam hingga sembilan meter,” pungkasnya. (*/R-1)