SHARE
Pontianak International Dragon Boat Siapkan Bonus Ratusan Juta Rupiah
Ilustrasi

PONTIANAK – Kompetisi dayung internasional bertajuk Pontianak International Dragon Boat (PIDB) bakal dihelat pada tanggal 20-22 September 2019. Sepekan jelang kejuaraan internasional tersebut, panitia pelaksana semakin mematangkan persiapan guna menyambut para atlet yang berasal dari berbagai negara.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memastikan bahwa panitia pelaksana sudah sangat siap menggelar turnamen akbar tersebut. Dirinya juga berharap agar masyarakat Kota Pontianak ikut menyukseskan kejuaraan yang bakal dimeriahkan lebih dari 500 peserta dan ofisial tersebut. 

“Sembilan puluh persen kita sudah siap. Kan dari Penang, Malaysia sudah datang. Hotel sudah siap karena kebetulan tidak ada even lain. Nah, ini baru pertama kali. Tentu kita berharap sebanyak-banyaknya negara asing bisa berpartisipasi,” ujarnya saat Konferensi Pers PIDB 2019 di Hotel Harris Pontianak, Sabtu (14/9/2019). 

Kabut asap yang sedang melanda wilayah Kota Pontianak dikhawatirkan Edi akan mengganggu perhelatan PIDB. Ditanya mengenai langkah antisipasi jika ternyata kabut asap nantinya benar mengganggu kegiatan tersebut, Edi hanya berharap agar cuaca nantinya dalam kondisi baik.

Di tempat yang sama, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar Fachrudin Siregar menyatakan bahwa para atlet dayung asal Kalbar sudah sangat siap menyambut PIDB 2019. Ia berharap pedayung asal Kalbar bisa meraih prestasi pada PIDB, sebagaimana prestasi yang kerap kali direngkuh oleh atlet dayung Kalbar saat berlaga di tempat lain.

“Kalbar kalau dayung nasional tidak meragukan. Mudah-mudahan di sini bisa seperti di luar-luar. Kita selalu latihan apalagi sekarang fasilitas sudah lengkap,” imbuhnya.

Selain menyiapkan atlet, KONI Kalbar dikatakan Fachrudin juga menyiapkan perahu yang akan digunakan selama kejuaraan. Perahu yang disiapkan ini merupakan perahu standar yang biasa digunakan pada kejuaraan nasional atau internasional.

Sementara itu, Ketua Pelaksana PIDB 2019 Ongky Lesmana menjelaskan bahwa kejuaraan internasional itu akan diikuti sebanyak 16 tim. Belasan tim tersebut akan mengikuti tiga kelas antara lain international man, international mix dan international man master.

“International man ini kelas yang pedayung pria semua, international mix itu kelas campuran pria dan wanita, dan international man master yakni kelas yang beranggotakan veteran berusia di atas 40 tahun,” jelasnya.

Setiap tim yang mengikuti tiga kelas tersebut beranggotakan sebanyak 12 orang pedayung. Selain tiga kelas tersebut, panitia juga menyiapkan satu kategori tambahan, yakni kategori lokal yang setiap timnya beranggotakan 22 pendayung dan rencananya akan diikuti oleh 14 kabupaten/kota se-Kalbar. 

Pada kesempatan yang sama, Ongky juga memastikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan bonus uang tunai sebesar Rp150 juta. Tak cuma uang tunai, para pemenang perlombaan dengan jarak tempuh sekitar 300 meter tersebut juga akan dihadiahi trofi dan piagam dan berbagai bonus lainnya. (NAJ)