SHARE
Polda Kalbar dan BNN Dalami Barang Bukti Ratusan Kilogram Sabu
Badan Narkotika Nasional

PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat masih melakukan pengembangan terhadap hasil tangkapan narkoba jenis sabu dengan bobot kurang lebih 100 kilogram. Narkoba jenis sabu ini merupakan hasil penangkapan aparat kepolisian di Pasar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang pada Kamis (14/3/2019) malam.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan lantaran jumlah tangkapan yang sangat sifnifikan. Ia juga akan melakukan pendalaman apakah Kalimantan Barat ini merupakan tempat transit atau sebagai tempat tujuan. 

“Ini masih dalam tahap pengembangan karena jumlahnya yang cukup signifikan. Tentunya ini daerah kita ini harus benar-benar kita waspadai apakah ini daerah transit ataukah daerah tujuan,” ungkapnya saat ditemui di Halaman BNN Provinsi Kalbar, Jumat (15/3/2019). 

Didi menuturkan bahwa masuknya narkoba ke wilayah Kalbar ini bukanlah pertama kalinya terjadi. Bahkan menurut dia, tidak menutup kemungkinan di luar sana masih akan ada lagi narkoba yang bakal masuk ke Kalbar. 

“Ini bukan kali pertama. Ini sudah kesekian kalinya terjadi. Mungkin masih ada lagi di luar. Kasihan warga masyarakat kita yang jadi korban. Di luar kita tidak tahu apakah masih ada atau tidak,” tuturnya. 

Ditemui di tempat yang sama, Kepala BNN Provinsi Kalbar Brigjen Pol Suyatmo menerangkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Polda Kalbar dalam melakukan penangkapan tersebut. Senada dengan Didi Haryono, Suyatmo juga mengungkapkan bahwa barang bukti narkoba jenis sabu ini masih akan dilakukan pengembangan. 

“Penangkapan itu benar. Ini adalah kerja sama antara Polda dengan BNNP Kalbar. Masih dalam tahap pengembangan,” ucapnya singkat. (NAJ)