SHARE
Petualangan Terduga Maling Ikan Senilai Rp40 Juta di Rasau Jaya Berakhir Dramatis
Proses penangkapan terduga maling ikan patin berlangsung dramatis di Jalan Tanjung Raya II, Pontianak Timur, Senin (22/2/2021) malam. Foto: Dok Ist/www.kalbarupdates.com

PONTIANAK – Anggota Jatanras Polsek Rasau Jaya menangkap seorang pria berinsial He, yang diduga mencuri satu ton ikan jenis Patin.

Penangkapan yang dipimpin oleh Bripka Andi Aso Massakili bersama Briptu Wisnu Albar berlangsung dramatis.

Pelaku ditangkap di Jalan Tanjung Raya II, Pontianak Timur iniĀ  Senin (22/2/2021) malam. Penangkapan ini berlangsung dramatis, karena pelaku mencoba melakukan perlawanan dan terjadi kejar-kejaran.

Karena mengancam keselamatan, anggota Polsek Rasau Jaya mengeluarkan pistol untuk berjaga-jaga. Penangkapan ini menjadi tontonan warga. Akibatnya, jalanan macet.

He diduga melakukan pencurian satu ton ikan patin di keramba milik Edi, di kawasan Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada 26 Desember 2020 lalu.

Atas kejadian ini, Edi mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 40 juta dan langsung membuat laporan ke Polsek Rasau Jaya saat itu juga.

Setelah menerima laporan, Kapolsek Rasau Jaya, Iptu Dede Hasanudin langsung memerintahkan anggotanya melakukan penyelidikan di lapangan.

Akhirnya diketahui pelaku pencurian itu diduga adalah He, pria 38 tahun tak lain adalah warga Batu Ampar, Kubu Raya. Pemburuan terhadap He cukup memakan waktu, karena ia berpindah-pindah tempat.

“Kami menangkap satu orang laki-laki yang diduga melakukan tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polsek Rasau Jaya,” kata Andi kepada wartawan, Selasa (23/2/2021) dini hari.

Ia menjelaskan, pencurian bermula pada Sabtu 26 Desember 2020 sekitar pukul 01.41 Wib, He memasuki lokasi keramba ikan milik Edi. Tepat di pinggir Sungai Kapuas, Jalan Bintang Mas, Desa Rasau Jaya Umum.

“Hasil penyelidikan di lapangan, diketahui pelaku menggunakan perahu dan membawa pisau untuk memotong tali keramba ikan. Kemudian jaring keramba ikan jenis Patin itu diseret untuk dinaikkan ke perahu,” jelas Andi.

Karena tidak mampu mengangkat jaring keramba ke perahunya, pelaku melepaskan ikan-ikan itu begitu saja ke Sungai Kapuas. Jumlah ikannya diperkirakan mencapai berat hingga satu ton.

“Pelaku tidak mampu, karena berat mencapai satu ton. Kemudian pelaku membuang keramba beserta ikannya ke Sungai Kapuas,” beber Andi.

Setelah itu, He mengembalikan perahu yang dipinjamnya dari warga. Ia kemudian pulang ke rumah kontrakannya di Pontianak dengan menumpang mobil pick up.

Pemilik keramba yang menyadari ada kejanggalan langsung mengecek CCTV. Dari situlah, diketahui adanya pencurian dengan kerugian mencapai Rp40 juta.

“Dari CCTV itu, kami mendapat petunjuk awal. Dan sesuai arahan Kapolsek, akhirnya pelaku berhasil kami tangkap di simpang Yarsi saat dia keluar dari kawasan Beting,” jelas Andi.

Diceritakan dia, penangkapan memang berlangsung dramatis. Sempat terjadi kejar-kejaran dan perlawanan dari pelaku.

“Pelaku ini sama temannya boncengan motor. Saat kita hentikan, dia kabur dan terjadi kejar-kejaran serta perlawanan. Akhirnya kami beri tembakan peringatan. Pelaku pun berhasil kami adang dan lumpuhkan,” cerita Andi.

Penangkapan ini, kata Andi, dibackup Polsek Sungai Raya dan Polres Kubu Raya. Kini, pelaku masih diamankan di Mapolsek Rasau Jaya untuk menjalani pemeriksaan. (*/R-1)