SHARE
Anggota DPRD Kalbar Dukung Wacana Pembuatan Sentra Buah
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto. (Suara.com/Chyntia)

PONTIANAK – Persatuan Peladang Tradisional Kalimantan Barat (PPTKB) menyayangkan pernyataan Menko Polhukam RI Wiranto yang menuduh peladang sebagai penyebab kebakaran hutan dan lahan. Pernyataan yang diutarakan Wiranto beberapa waktu lalu itu dinilai tidak berdasar dan PPTKB akan meminta pertanggungjawaban atas pernyataan mantan Ketua Umum Partai Hanura tersebut. 

“Pernyataan Pak Wiranto itu jelas salah. Kita menyayangkan pernyataan yang tidak mendasar tersebut. Karena itu, kami berharap pernyataan tersebut dapat segera dipertanggungjawabkan dengan meminta penjelasan langsung beliau melalui ruang dialog untuk duduk bersama para peladang di Kalimantan Barat,” ujar Ketua Persatuan Peladang Tradisional Kalbar Yohanes Mijar Usman sebagaimana rilis pers yang diterima redaksi, Selasa (17/9/2019). 

Yohanes Mijar beranggapan kalau pernyataan Wiranto itu perlu segera diluruskan. Dalam waktu dekat, PPTKB dikatakannya akan segera berkirim surat kepada Wiranto guna meminta penjelasan langsung dari mantan Panglima ABRI tersebut. 

“Kami berharap dalam waktu dekat akan ada ruang dialog bersama yang disertai dengan itikad baik. Persatuan Peladang Tradisional Kalimantan Barat juga dalam waktu dekat akan menyampaikan surat khusus untuk berdialog dan meminta penjelasan langsung Menko Polhukam,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, pernyataan Wiranto yang menuding peladang sebagai penyebab kebakaran hutan dan lahan memantik protes dari sejumlah pihak di Kalimantan Barat. Pernyataan Menko Polhukam tersebut diutarakan ketika pemerintah dan aparat penegak hukum tengah mengupayakan penegakan hukum kasus kebakaran pada sejumlah lahan konsesi perusahaan, perkebunan dan perusahaan kayu di Kalimantan Barat. (NAJ)