SHARE
Penjualan Karpet Meningkat Jelang Lebaran
Seorang pembeli tampak tengah memilih karpet. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

PONTIANAK– Penjualan karpet di Kota Pontianak meningkat jelang hari raya Idulfitri. Peningkatan penjualannya bahkan sudah terjadi sejak awal bulan Ramadan. 

Salah satu pedagang karpet di Pontianak Toni mengakui peningkatan penjualan barang dagangannya. Jika di hari-hari biasa karpet yang dijajakkannya hanya terjual di bawah 10 helai, menjelang Idulfitri penjualannya meroket hingga tiga kali lipat. 

“Kalau hari biasa paling laku di bawah 10 helai. Dapatlah sekitar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu. Alhamdulillah dekat lebaran ini ada peningkatan. Biasa laku 20 sampai 30 helai. Kalau dirupiahkan, adalah Rp1 juta sampai dua juta,” ujarnya saat ditemui di lapak dagangannya yang berlokasi di Jalan Nusa Indah Baru, Kelurahan Darat Sekip, Kecamatan Pontianak Kota, Jumat (24/5/2019). 

Toni menambahkan bahwa jenis karpet yang paling banyak diburu saat ini ialah karpet minimalis yang Afrika dan Belgia. Ia juga memperkirakan penjualan karpet ini akan mencapai puncaknya pada H-7 sampai dengan H-1 Idulfitri. 

“Model yang paling banyak dicari sih yang karpet minimalis Afrika dan Belgia. Sejauh ini itu yang paling banyak. Puncaknya mungkin seminggu sampai dengan satu hari sebelum lebaran lah kira-kira,” tukasnya. 

Kendati terjadi peningkatan penjualan dibandingkan hari-hari biasa, pria yang sudah berdagang karpet selama enam tahun ini juga mengeluhkan sepinya pembeli di momen menjelang Idulfitri tahun ini. Dibandingkan dengan tahun 2018, kata dia, pendapatannya jauh berkurang karena di momen yang sama pada tahun lalu dirinya sanggup meraih pendapatan hingga Rp6 juta per hari. 

“Sepi tahun ini bang. Tahun lalu hari-hari gini kita bisa dapat sampai Rp6 juta. Paling kurang lah Rp4 juta. Bandingkanlah dengan tahun ini yang paling banyak nya cuma Rp2 juta,” tandasnya. (NAJ)