SHARE
Pelajar Pontianak Dicekoki Narkoba dan Diduga Diperkosa
Ilustrasi
PONTIANAK – Seorang pelajar asal Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat dicekoki narkoba dan diduga diperkosa.
Usai dicekoki dua jenis narkoba, perempuan usia 16 tahun itu tidak berdaya dan berhalusinasi. Saat itulah, pelajar tersebut diduga diperkosa di kamar mandi hotel kawasan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Pontianak Selatan.
Pelakunya diketahui adalah  warga asal Palembang. Kini, kepolisian sedang menyelidiki dugaan kejahatan ini setelah pihak keluarga korban membuat laporan ke Polresta Pontianak.
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Leo Joko Triwibowo membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan atas dugaan pemerkosaan ini.
“Laporan sudah kita terima. Orang tua korban sekarang ada di kantor. Tadi malam memang sudah mendapat informasi, tapi orang tua korban akan memberi kerterangan hari ini,” kata Leo kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).
Leo memastikan pihaknya memproses kasus ini sampai tuntas. Siapa saja yang terlibat akan diproses. “Prosesnya, pasti kita akan melaksanakan penyelidikan siapa-siapa yang terkait dengan korban ini,” tegasnya.
Sejauh ini, kata Leo, baru orang tua korban yang akan dimintai keterangan. Sementara korban masih belum pulih sedari kemarin setelah dicekoki pil ekstasi dan sabu oleh pelaku. Korban pun, kata Leo, akan divisum.
“Sementara ini kita masih menunggu, karena korban masih dalam keadaan nge-fly (pikiran melayang). Nanti kalau korban sudah sadar, bisa kita mintai keterangan, kita bawa untuk visum,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat Eka Nurhayati Ishak mengatakan, terungkapnya dugaan pemerkosaan ini berawal dari adanya aduan saat usai pelaksanaan razia penyakit masyarakat oleh tim gabungan Satpol PP, TNI, Polri dan KPPAD.
“Jadi, pada Selasa kemarin (23/2/2021), tim gabungan razia pada subuh hari. Dalam pelaksanaan tugas itu kami mendapat aduan ada lima perempuan diduga di bawah umur bersama satu lelaki di hotel kawasan Pontianak Kota,” jelas Eka saat ditemui di kantornya.
Dari aduan itu, kata Eka, KPPAD dan Satpol PP Pontianak langsung meluncur ke lokasi. Di hotel yang dimaksud tersebut ditemukan lima anak perempuan dan satu lelaki. Keenam orang ini dibawa ke Mako Satpol PP untuk diperiksa.
“Setelah mendapat keterangan dari lima perempuan ini, dua di antaranya yang berusia 19 tahun dan 16 tahun itu didalami. Didapatlah informasi anak usia 16 tahun ini diduga dicekoki narkoba dan mendapat tindakan asusila,” beber Eka.
Kini, kata Eka, KPPAD Kalbar akan terus mendampingi korban untuk mencari keadilan dan pemulihan psikis. (*/R-1)