SHARE
Mahasiswa Asal Papua Tak Perlu Ikut-ikutan Pulang Kampung
Ilustrasi : Liputan6.com

PONTIANAK – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak Prof. Dr. Kamarullah mengimbau para mahasiswa asal Papua yang sedang menempuh pendidikan di Untan untuk tidak ikut-ikutan pulang kampung. Imbauan itu diutarakan Kamarullah dalam rangka menyikapi ratusan mahasiswa asal Papua di berbagai penjuru tanah air yang memutuskan pulang ke kampung halamannya masing-masing. 

Kamarullah beranggapan bahwa kepulangan mahasiswa asal Papua tidak akan menyelesaikan masalah. Oleh karenanya, ia berharap agar mereka tetap meneruskan studinya di kampus masing-masing, terlebih khusus bagi yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Tanjungpura. 

“Kita sudah pertemuan antara Kemahasiswaan se-Indonesia dengan Kemenristekdikti. Kita di daerah ini memang tidak menghendaki mereka ini pulang. Karena, pada prinsipnya itu tidak menyelesaikan masalah,” ucapnya saat diwawancarai seusai mengisi kegiatan diskusi di Aula Makodim 1207/BS, Jalan Gusti Sulung Lelanang Pontianak, Selasa (10/9/2019).

Kamarullah yang juga merupakan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalbar ini juga berani memastikan keamanan mahasiswa asal Papua yang sedang menempuh pendidikan di Untan. Bahkan secara umum, lanjut dia, para pejabat dari forum koordinasi pimpinan wilayah Kalimantan Barat juga sudah memastikan keamanan mereka dalam menempuh pendidikan di semua kampus yang ada di Kalbar. 

“Kita mengharapkan mereka tetap meneruskan pendidikannya. Kita kumpul Pangdam, Kapolda menjamin keamaann mereka supaya mereka bisa kuliah dengan tenang. Janganlah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar,” pintanya. 

Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab pulangnya ratusan mahasiswa asal Papua. Namun, berdasarkan dugaan sementara kepulangan mereka ini dipicu oleh maklumat Majelis Rakyat Papua (MRP) yang dikeluarkan pada 21 Agustus 2019 lalu yang isinya meminta mahasiswa Papua yang tidak merasa nyaman dan tidak ada perlindungan untuk pulang ke kampung halaman. 

Berdasarkan data versi Gubernur Papua Lukas Enembe, saat ini terdapat 300 lebih mahasiswa Papua yang memutuskan pulang kampung. Sementara data versi Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja menyebut, sedikitnya sudah ada 700 mahasiswa Papua yang pulang kampung dan saat ini sedang berada di Kota Jayapura. (NAJ)