SHARE
Kondisi kabut asap di Jalan Veteran Pontianak. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

PONTIANAK– Libur sekolah di semua jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dipastikan mengalami perpanjangan. Waktu masuk sekolah yang sebelumnya dijadwalkan pada 16 September 2019 terpaksa diundur selama dua hari, sehingga para siswa baru akan masuk sekolah pada 18 September 2109.

Kebijakan itu diambil lantaran kondisi kabut asap yang semakin pekat. Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Syahdan mengutarakan bahwa kebijakan memperpanjang waktu libur ini merupakan instruksi dari Wali Kota Pontianak.

“Melihat kondisi kabut asap yang kian pekat, maka kita kembali meliburkan proses belajar mengajar selama dua hari, yakni hari Senin dan Selasa ini,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (15/9/2019) pagi.

Syahdan meminta kepada para siswa untuk memanfaatkan perpanjangan waktu libur sekolah ini untuk belajar secara mandiri di rumah masing-masing. Para orang tua juga dipesankannya untuk membatasi aktivitas anak di luar rumah agar terhindar dari paparan kabut asap.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak ini juga menegaskan bahwa perpanjangan libur sekolah hanya berlaku bagi para siswa di jenjang pendidikan PAUD, TK, SD dan SMP baik negeri maupun swasta. Adapun tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tetap masuk kerja seperti biasa. 

Syahdan menambahkan bahwa nantinya para kepala sekolah akan memantau kehadiran para guru serta tenaga pendukung lainnya selama libur sekolah. Jika terdapat tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang tidak masuk kerja tanpa keterangan yang jelas, kepala sekolah diminta untuk melaporkannya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak. (NAJ)