SHARE
Komitmen Bersama Ciptakan Pemilu Aman dan Damai
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menandatangi komitmen bersama dalam rangka mewujudkan Pemilu aman dan damai. Foto: Humas Pemkot Pontianak

PONTIANAK – Menjelang pemungutan suara pada 17 April 2019 mendatang, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pontianak menggelar fokus grup diskusi (FGD) di Hotel Kapuas Palace, Jalan Budi Karya Pontianak, Rabu (10/4/2019). Diskusi yang ditujukan dalam rangka menciptakan Pemilu yang aman dan damai ini turut mengundang sejumlah kalangan antara lain Wali Kota Pontianak, Asisten 1 Setda Kubu Raya, KPU, Bawaslu, tokoh masyarakat, partai politik dan tim pemenangan capres/cawapres nomor urut 01 dan 02.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir menyatakan bahwa pihak-pihak yang diundang itu turut mendeklarasikan komitmen bersama dalam menciptakan situasi yang aman saat Pemilu. Di tengah perbedaan pilihan, pihak-pihak tersebut diharapkan dapat bersatu padu dalam menyukseskan Pemilu serentak.

“Kita sepakat mendeklarasikan 4 poin yang pada intinya keempat poin itu kita sama-sama untuk bersatu padu menciptakan situasi aman, damai dan sejuk pada Pemilu ini, walaupun beda pilihan,” ucap Anwar.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Pontianak Deni Nuliadi berharap agar deklarasi damai yang diinisiasi oleh Polresta Pontianak ini nantinya dapat menghasilkan Pemilu yang lancar. Bukan hanya itu, Pemilu kali ini juga diharapkannya dapat berlangsung tertib dan aman sesuai dengan peraturan perundang-undangan
.
“Deklarasi Pemilu damai ini dimaksudkan untuk membangun komitmen bersama para penyelenggara, pemilih dan para peserta Pemilu agar menjalankan pelaksanaan Pemilu secara lancar, tertib dan aman sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tukasnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono tak lupa mengapresiasi upaya yang dilakukan Polresta Pontianak. Edi juga mengharapkan agar di Pilpres kali ini, Kota Pontianak tetap dalam situasi yang aman dan menghasilkan Pemilu yang berkualitas demokrasi di Kalbar pada Pemilu kali ini

“FGD ini diinisiasi oleh Kapolresta dalam rangka menciptakan Pemilu yang aman, damai dan sejuk. Di sisa waktu yang ada ini Kota Pontianak aman, proses demokrasi berkualitas,” tukasnya. (NAJ)