SHARE
Kendaraan Roda Empat Sudah Bisa Melaju di Jalan Nusa Indah II
Satu unit mobil pemadam kebakaran berhasil melaju di Jalan Nusa Indah II Pontianak. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

PONTIANAK – Jalan Nusa Indah II kini sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. Badan jalan yang sebelumnya tertutupi oleh lapak para pedagang kaki lima (PKL) ini bahkan sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda empat berukuran besar seperti mobil pemadam kebakaran. 

Pemandangan itu tampak ketika petugas Satpol PP Kota Pontianak bersama Dinas PUPR, aparat TNI dan personel kepolisian melakukan uji coba terhadap jalan yang sudah lama tertutup tersebut. Dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kota Pontianak Syarifah Adriana, satu unit mobil pemadam kebakaran benar-benar sudah bisa melaju tanpa hambatan di jalur tersebut.

Atas terbukanya Jalan Nusa Indah II ini, Kepala Satpol PP Kota Pontianak Syarifah Adriana pun menyampaikan apresiasinya terhadap para PKL. Tanpa adanya kerja sama dari PKL tersebut, Adriana menduga jalur tersebut bakal sulit untuk kembali bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

“Terima kasih kepada bapak ibu pedagang. Akhirnya mobil pemadam kebakaran sudah bisa melewati Jalan Nusa Indah II ini. Tanpa kerja sama kalian, semua ini tidak akan terwujud,” ujarnya saat ditemui seusai melakukan uji coba, Selasa (13/3/2019). 

Adriana juga mengaku sangat bersyukur atas terbukanya Jalan Nusa Indah II. Dengan terbukanya jalur ini, kata Adriana, secara otomatis risiko terjadinya kebakaran bisa diminimalisasi.

“Kalau sudah begini syukur alhamdulilah. Jalur ini sudah bisa dilewati, intinya di sini kita sama-sama enak. Kalau terjadi kebakaran mobil damkar sudah bisa masuk,” ungkapnya.

Terbukanya Jalan Nusa Indah II ini dapat dikatakan sebagai buah dari tindakan tegas yang dilakukan oleh petugas Satpol PP Kota Pontianak. Sebab sebelumnya para pedagang di lokasi tersebut sudah dilakukan peringatan berkali-kali untuk merapikan lapaknya supaya tidak menutupi badan jalan.

Pada akhirnya, tepat hari Selasa (12/3/2019), satu unit mobil damkar pun sudah bisa melaju mulus di kawasan tersebut. Kondisi ini pun diharapkan bisa bertahan lama karena diyakini bisa meminimalisasi dampak negatif ketika sewaktu-waktu terjadi musibah yang tidak diinginkan. (NAJ)