SHARE
Kejuaraan Barongsai Dunia Resmi Dibuka
Atraksi barongsai pada Pembukaan Pontianak Lion Dance International Championship. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

PONTIANAK– Kejuaraan barongsai dunia bertajuk Pontianak Lion Dance International Championship 2019 resmi dibuka, Jumat (21/6/2019). Kompetisi yang diikuti oleh 8 negara, yakni Australia, Cina, Hongkong, Malaysia, Myanmar, Vietnam, Singapura dan Indonesia ini dipusatkan di Gelanggang Olahraga Perbasi Pontianak. 

Kejuaraan barongsai yang dalam penilaiannya menggunakan aturan baku dari International Dragon & Lion Dance International ini rencananya akan dihelat selama 3 hari, terhitung sejak 21-23 Juni 2019. Kendati baru pertama kalinya digelar di Pontianak, kompetisi ini diharapkan dapat diikuti oleh lebih banyak tim di tahun-tahun berikutnya. 

“Kita sudah melihat penyelenggaraan di daerah lain. FOBI Kalbar belum dua tahun dan kita selenggarakan di Pontianak. Walau pertama kali, tapi sudah ada delapan negara yang ikut berpartisipasi. Ke depan kita harapkan lebih banyak pesertanya,” ucap Ketua Panitia Bong Bie Chiung saat diwawancarai seusai kegiatan pembukaan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyatakan dukungan penuh atas penyelenggaraan kejuaraan barongsai internasional ini. Sebab kata dia, kegiatan seperti ini dapat membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kalbar. 

“Hal ini juga berdampak pada upaya kita menjadikan Kalbar sebagai bagian dari destinasi wisata lndonesia. Promosi dan pemasaran potensi sumber daya daerah melalui kemasan event olahraga dan wisata yang menarik dapat membangun ekonomi kreatif masyarakat suatu daerah,” ucapnya. 

Prestasi tim barongsai asal Indonesia yang kerap meraih penghargaan tertinggi pada kompetisi serupa diharapkan Norsan dapat dipertahakan pada kejuaraan kali ini. Kepada pihak penyelenggara, mantan Bupati Mempawah ini berharap agar kompetisi seperti ini dapat dijadikan kejuaraan tahunan karena berpotensi mendatangkan banyak wisatawan dari luar daerah maupun mancanegara. 

“Kita menikmati atraksi Lion Dance sebagai suatu keindahan seni tari dan gerak yang telah dimainkan secara luas di masyarakat. Sehingga, Indonesia pada akhirnya mampu meraih prestasi pada event Dragon dan Lion Dance tingkat internasional. Saya berharap bisa dijadikan agenda tahunan supaya mengundang wisatawan berkunjung ke Kalbar,” pungkasnya. 

Pembukaan Pontianak Lion Dance International Championship ini turut dihadiri oleh para pejabat dari unsur forkopimda Kalbar seperti Kapolda Kalbar, Pangdam XII Tanjungpura. Ikut hadir pula pada kesempatan tersebut pengurus Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI), Ketua Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kalimantan Barat dan sejumlah undangan lainnya.(NAJ)