SHARE
Inilah Legislator Kota Pontianak Periode 2019-2024
Suasana pelantikan Anggota DPRD Kota Pontianak periode 2019-2024. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

PONTIANAK– Sebanyak 45 orang anggota DPRD Kota Pontianak periode 2019-2024 resmi dilantik, Senin (16/9/2019). Pelantikan yang digelar di Hotel Kapuas Palace, Jalan Budi Karya Pontianak itu berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dari unsur forkopimda Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak. 

Diwawancarai usai acara pelantikan, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberi ucapan selamat kepada seluruh anggota DPRD masa jabatan 2019-2024. Dirinya berharap, 45 legislator ini dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Pontianak dalam membangun kota yang lebih maju. 

“Saya yakin teman-teman yang terpilih ini memegang komitmen untuk bersama-sama membangun Kota Pontianak tercinta ini,” ungkapnya.

Meskipun didominasi oleh wajah baru, Edi meyakini bahwa semua anggota DPRD mengerti akan tugas pokok dan fungsinya sebagai legislator. Sebagaimana diketahui, 

komposisi anggota DPRD saat ini memang didominasi oleh wajah baru yakni sebanyak 24 anggota, sementara 21 anggota lainnya merupakan anggota DPRD petahana.

“Banyak wajah baru tapi stok lama juga ada. Saya yakin semuanya sudah sangat mengerti paham tugas dan fungsinya,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji meminta seluruh anggota dewan untuk segera menetapkan ketua definitif, unsur pimpinan dan seluruh perangkat DPRD. Sebab kata dia, terdapat beberapa hal yang mesti diselesaikan dalam waktu dekat, salah satunya ialah penyusunan APBD tahun 2020.

“Lebih cepat lebih bagus. Jangan sampai evaluasinya menumpuk. Saya harap ini bisa menjadi perhatian semuanya. Tahun 2020 ini tahun pertama dari kerja anggota DPRD terpilih. Saya harap semua bisa di selesaikan dengan tepat waktu,” imbuhnya.

Mantan Wali Kota Pontianak ini juga menekankan kepada anggota DPRD tentang pentingnya sinergitas antara lembaga eksekutif dan legislatif. Kedua lembaga ini dikatakannya harus sama-sama berkomitmen membangun daerah agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. 

“Capaian kinerja DPRD bersama pemerintah daerah hendaknya dilakukan evaluasi untuk meningkatkan yang kurang dan yang sudah baik dipertahankan. Kemudian meningkatkan koordinasi dengan seluruh intansi dan pihak untuk kemajuan kota Pontianak,” ucapnya.

“Saya ucapkan selamat dan perhatikan apa yang diminta oleh rakyat. Selamat mengemban tugas dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pontianak periode 2014-2019 Nur Fadhli mengatakan bahwa selama satu periode mengemban amanah, anggota DPRD Kota Pontianak telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Baik fungsi pengawasan, anggaran maupun legislasi. 

Berbagai hal telah dilakukan, kata Nur Fadhli, antara lain menyerap, menghimpun dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui reses. Kunjungan kerja ke sejumlah lokasi yang perlu mendapatkan perhatian juga turut dilakukan selama menjabat sebagai anggota dewan. 

Nur Fadhli melanjutkan bahwa di bidang legislasi, sedikitnya 68 peraturan daerah (Perda) telah diselesaikan. Sebanyak 7 Perda diantaranya merupakan prakarsa DPRD, sementara 61 Perda lainnya merupakan usulan Pemkot Pontianak. Selama lima tahun ini, lanjut dia, juga telah di selesaikan 151 buah keputusan DPRD Kota Pontianak. 

“Lahirnya beberapa peraturan daerah seperti Perda drainase, penataan dan pembinaan pasar rakyat, perlindungan buruh, sertifikasi produk halal dan lainnya,” tutur politisi PDI Perjuangan tersebut.

Berikut nama-nama anggota DPRD Kota Pontianak periode 2019-2024 berdasarkan jumlah perolehan kursi partai politik.

 

1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

– Nella Lenny Heriyanti

– Nur Fadhli

– Emiliana

– Sataruddin

– Hui Kiang

– Candra Jaya Pardiansyah

 

2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)

– Akbar Riyanto

– Naufal Ba’bud

– Iskandar Almuntahar

– Yoggy Perdana Putra

– Bunyamil

– Ahmad Sarbani

 

3. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)

– M. Yuli Armansyah

– Firdaus Zar’in

– Sahrul Effendi 

– Rachmat

– Agus Sugiarto

– Hery Kurdi

 

4. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

– Husin

– H. Usman Rolibi

– Siti Rukasih

– M. Arif

– Suharmanto Hars

 

5. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

– Erwin Sugiarto

– Widodo

– Mukti A. Rahman

– Subandi

 

6. Partai Amanat Nasional (PAN)

– Zulfydar Zaidar Mochtar

– Mujiono

– Lutfi Almuthahar

 

7. Partai Golongan Karya (Golkar)

– Beby Nailufa

– Mardiana

– Mansyur

 

8. Partai Demokrat

– Anwar Ali

– Tan Lie Hian

– Ariadi

 

9. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)

– Dian Eka Muchairi

– Damri

– Yandi

 

10. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

– Rino Pandriya

– Syaiful Mukadas

– Alpian Aminardi 2.395 suara

 

11. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)

– Ardian

– Hardianto

 

12. Partai Bulan Bintang (PBB)

– Musta’an (NAJ)