SHARE
Ini Dia Simulasi Ketiga Pengamanan Pemilu ala Kodam XII Tanjungpura
Pendukung salah satu peserta Pemilu tampak menyerang aparat TNI dalam simulasi pengamanan Pemilu yang digelar Kodam XII Tanjungpura. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

PONTIANAK – Komando Daerah Militer (Kodam) XII Tanjungpura menggelar simulasi pengamanan Pemilu dan Pilpres serentak 2019, Jumat (8/2/2019). Simulasi yang dihelat dalam rangka pemantapan kesiapsiagaan TNI dalam mengamankan pesta demokrasi ini digelar di sepanjang Jalan Johar Pontianak.

Simulasi yang melibatkan ratusan aparat TNI ini sempat menjadi tontonan warga sekitar. Bahkan, tak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut melalui rekaman video.

Pabandalat Staf Ops Kodam XII Tanjungpura Kapten Infanteri Toni Firmanto menjelaskan bahwa simulasi yang digelar hari ini merupakan simulasi yang ketiga kalinya. Sebelumnya, Kodam XII Tanjungpura sudah melakukan dua kali simulasi pada tahun 2018 lalu.

“Untuk latihan ini kita sudah didahului latihan-latihan sebelumnya. Pada 2018 kita melaksanakan latihan penanganan konflik sosial. Pada Desember 2018 juga ada latihan pengamanan tamu VVIP,” ujarnya seusai simulasi di Jalan Johar Pontianak.

Toni menerangkan bahwa keterlibatan TNI dalam pengamanan Pemilu dan Pilpres 2019 hanya sebatas perbantuan dari Polri. Aparat TNI baru boleh membantu pengamanan jika terjadi kericuhan di suatu tempat yang tidak mampu ditangani Polri.

“Keterlibatan TNI ini sendiri kita hanya melaksanakan perbantuan terhadap Polri. Apabila di suatu tempat Polri tidak lagi mampu mengatasinya, baru kita maju. Selain itu kita juga tetap menjaga di posisi masing-masing. Jadi nanti misalnya ada chaos di mana, kita langsung turun,” tuturnya.

Di tempat yang sama, ia juga menjelaskan bahwa simulasi pengamanan Pemilu ini digelar di tiga lokasi berbeda, yakni di Korem 102, Korem 121 dan Kodim 1207

“Latihan pengamanan pilpres dan pileg ini disebar di Kodam XII itu ada 3 tempat, yaitu Korem 102, Korem 121 dan Kodim 1207,” jelasnya.

Simulasi pengamanan dari aparat TNI ini pun diapresiasi oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak Deni Nuliadi. Berdasarkan pengamatannya terhadap simulasi tadi, Deni merasa yakin bahwa aparat TNI akan ikut membantu pihaknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Simulasi pengamanan dari TNI tadi kita cukup senang melihat kesigapan dari simulasi tadi. TNI sudah memperlihatkan bagaimana kekuatan TNI dalam rangka melindungi atau menjaga Pemilu dan Pilpres 2019 ini bisa berjalan dengan aman dan tertib,” tandasnya. (NAJ)