SHARE
Hasil Rapid Test 20.665 Warga Kalbar, 1.188 Reaktif
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson saat konferensi pers di Kantor Gubernur Kalbar. Foto: HAG/kalbarupdates.com

PONTIANAK – Sebanyak 20.665 warga Kalimantan Barat (Kalbar) telah melakukan Rapid Test. Dari 20 ribu lebih orang yang melakukan Rapid Test, 1.188 orang di antaranya dinyatakan reaktif.

“Yang reaktif ini akan kita lakukan Uji Swab untuk memastikan bahwa orang tersebut terpapar Covid-19 atau tidak,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson di Pontianak, Kamis (14/5/2020).

Dari 1.188 warga yang reaktif tersebut, Kota Pontianak menjadi yang tertinggi dengan 420 orang. Sedangkan yang terendah berada di Kabupaten Kayong Utara dan Bengkayang, dengan hasil reaktif masing-masing dua orang.

Meski begitu, Ia mengatakan ada beberapa kabupaten yang kurang aktif melakukan Rapid Test atau mereka melakukan Rapid Test, tapi tidak melaporkannya ke Dinkes Provinsi.

“Dinkes kabupaten/kota jangan sampai lengah. Yang reaktif langsung dilakukan isolasi untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” lanjutnya.

Harisson menjelaskan, saat ini yang menjadi prioritas dalam penanganan Covid-19 yaitu dengan melakukan testing dengan Rapid Test kepada warga. Setelah warga dinyatakan reaktif, selanjutnya akan dilakukan isolasi dan tracing semaksimal mungkin hingga pasien sembuh dan dinyatakan nonreaktif. (HAG)