SHARE
Gubernur Ajak MUI Sukseskan Program Penciptaan Lima Ribu Hafiz Quran

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat untuk menyukseskan program penciptaan lima ribu hafiz Quran. Ajakan itu disampaikan Sutarmidji ketika membuka Rapat Koordinasi MUI se-Kalimantan Barat, Sabtu (30/11/2019).

Penciptaan lima ribu hafiz memang merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Sutarmidji dan Ria Norsan. Para penghafal Quran itu nantinya akan disebar di masjid-masjid se-Kalbar untuk dijadikan sebagai imam sekaligus guru mengaji bagi jemaah.

“Lima ribu hafiz kita maunya imam di masjid-masjid itu nantinya hafiz. Sehingga, bacaannya nyaman. Kan, orang suka itu jadi pengen ke masjid terus. Nah di masjid, dia bisa mengajak orang untuk memperbaiki bacaan orang. Tujuannya itu,” ucapnya di Hotel Borneo, Jalan Merdeka Barat Pontianak.

“Masak sih masjid tidak mampu. Misalnya hafiz di situ nanti biaya hidupnya dibiayai. Dia sebagai guru agama juga imam. Umat yang membayarnya, membiayai biaya hidupnya. Mau pasti orang. Tinggal diumumkan saja. Pasti umat mau,” timpalnya.

Merespons ajakan Sutarmidji, Ketua MUI Kalbar K.H. Basri Har menyatakan kesiapan lembaganya untuk ikut menyukseskan program penciptaan lima ribu hafiz. Untuk mempercepat terealisasinya program tersebut, dirinya akan meminta para ulama di jajaran MUI se-Kalbar yang memiliki pondok pesantren untuk membuka program menghafal kitab suci Alquran.

“Kita ingin MUI memberikan pemikiran bagaimana pola mempercepat pencapaian itu. Karena, rata-rata ulama kan punya pesantren. Mereka bukalah cabang-cabang tahfiz di pesantren-pesantren mereka. Insyaallah itu yang bisa kami berikan,” pungkasnya. (NAJ)