SHARE
Dari Hobi Menulis Hingga Menjadi Penulis
Sampul buku di Ujung Kenang karya Beni. Foto: Habib Agil/Kalbarupdates.com

PONTIANAK – Menjadi seorang mahasiswa tak selamanya harus menghabiskan waktu di bangku kuliah. Banyak cara untuk mengisi waktu luang agar sesuatu yang dibuat dapat bermanfaat bagi banyak orang. Salah satunya dengan menulis buku.

Begitulah Beni melakoni hidupnya saban hari. Mahasiswa Program Studi Pembangunan Sosial Angkatan 2016 Fisip Universitas Tanjungpura ini pun berkreasi. Dia menulis sebuah buku fiksi dengan judul Di Ujung Kenang.

Lahir dan besar di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, membuat Beni merasa benar-benar berbeda saat melanjutkan pendidikannya ke Kota Pontianak. Hal itulah yang menjadi alasan terbentuknya buku ini.

“Menulis memang bukan hal baru bagi saya. Sudah terbiasa menuangkan hasil karya ke dalam bentuk tulisan. Namun hanya sebatas tulisan-tulisan di buku catatan saja,” ujarnya saat diwawancara di sebuah kafe di Pontianak, Selasa (11/2/2020).

Buku Di Ujung Kenang bersifat karangan fiksi yang menceritakan tentang seorang pemuda bernama Rahmat dari sebuah pulau yang terletak jauh dari kota. Dia memiliki keyakinan bahwa pendidikan akan mampu mengubah nasibnya. Kemudian ia memutuskan untuk merantau ke kota dengan harapan apa yang ia cita-citakan dapat tercapai.

“Saya memberi Judul Di Ujung Kenang, sebab saya berpikir, mudah atau sulit proses yang kita lewati, suatu masa hal itu akan kita kenang sebagai sejarah perjalanan pribadi,” lanjutnya.

Tujuan Beni menulis buku bukan hanya dilandasi untuk mencari keuntungan. Dia ingin mencoba dan memulai sesuatu yang  dinginkannya. Berbagi inspirasi bagi kaum muda agar lebih kreatif memanfaatkan waktu.

Rencananya buku ini akan diluncurkan dengan tiga buku lainnya di acara ulang tahun ke-3 Raya Aksara pada Rabu 13 Februari 2020, di Cafe Kuala Dua, Jl. KH Abdurrahman Wahid. (HAG)