SHARE
Corona Mulai Kacaukan Rupiah
Ilustrasi penyebaran virus corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

PONTIANAK – Virus corona tidak hanya mengganggu kesehatan, tapi sudah menyasar perekonomian negara. Hal itu ditunjukkan dari nilai tukar rupiah terhadap dollar AS saat ini yang terus melemah. Saat ini nilai tukar rupiah tehadap dollar AS berkisar Rp 15.700 hingga Rp 16.000 per dollar AS.

Pakar ekonomi dari Universitas Tanjungpura M Ali Nasrun mengatakan kenaikan dollar ini akan pengaruhi segala sektor. Dalam segi ekspor, Nasrun menilai kenaikan ini menguntungkan bagi pengusaha, karena jumlah rupiah yang diterima banyak.

“Tidak sedikit pengusaha yang melakukan ekspor di Kalbar, karena Kalbar termasuk daerah pengekspor sawit, karet, dan tambang,” ujarnya via selular, Sabtu (21/3/2020).

Namun dari sisi impor, Ia mengatakan Indonesia akan mengalami kerugian, sebab harga barang jika dihitung dalam rupiah akan menjadi mahal. Hal tersebut akan langsung terasa pada tataran perekonomian Kalbar.

Dia mencontohkan anjloknya perekonomian yang terjadi pada krisis moneter tahun 1998. Pada saat dollar melambung tinggi, Indonesia menjadi kacau.

“Sekarang ini pekerjaan beratlah pokoknya, kita seperti ditimpa beban berkali-kali. Harga dollar naik ditambah wabah corona,” lanjutnya.

Ia mengatakan, sekarang ini sangat bergantung pada kesiapan pemerintah untuk menghadapinya. Dibutuhkan kerja sama pemerintah dan pengusaha dalam memberi pemahaman kepada masyarakat, guna mengatasi masalah ini. (HAG)