SHARE
Bawaslu Bakal Berpatroli Di Sejumlah Kampus
Buku saku berjudul 'Menolak Amnesia Publik' saat diamankan di Kantor Bawaslu Kota Pontianak. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

PONTIANAK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pontianak bakal melakukan patroli ke sejumlah kampus di Kota Pontianak. Hal itu dilakukan dalam rangka mencegah beredarnya buku saku berjudul ‘Menolak Amnesia Publik’ yang diduga berisi konten yang mendiskreditkan salah satu pasangan calon presiden/wakil presiden yang sebelumnya sudah masuk ke Kampus IAIN Pontianak.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Pontianak Irwan Manik Radja mengatakan pihaknya bakal menginstruksikan panitia pengawas Pemilu di tingkat kecamatan (Panwascam) untuk bersama-sama melakukan patroli. Selain itu, dalam melakukan patroli Bawaslu juga bakal berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Kita akan turun ke kampus sebagai upaya pencegahan dari kita. Kita akan instruksikan ke Panwascam yang dekat dengan kampus. Kita yakin penyebarannya akan sama dengan pola penyebaran di IAIN. Kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam patroli nanti,” ujarnya saat ditemui di Kantor Bawaslu Kota Pontianak, Selasa (12/3/2019).

Irwan turut meminta masyarakat yang menemukan buku saku yang serupa dengan yang tersebar di kampus IAIN Pontianak untuk tidak menyebarkannya. Bagi masyarakat yang mendapati buku-buku tersebut, kata Irwan, hendaknya menyerahkannya kepada Bawaslu.

“Kalau ini beredar lagi di kampus-kampus dan tempat-tempat lainnya, kami minta untuk tidak disebarkan dulu. Serahkan ke kami, baik Bawaslu Kota ataupun Bawaslu Provinsi,” pintanya.

Lebih jauh Irwan juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang menuduh Bawaslu lengah dalam mengantisipasi dugaan pelanggaran Pemilu. Padahal kata dia, Bawaslu sangat serius melakukan antisipasi terhadap dugaan-dugaan kampanye hitam di masyarakat.

“Kami juga menyampaikan kepada publik bahwa kami berupaya untuk mengantisipasi sekecil apapun dugaan-dugaan kampanye hitam di masyarakat,” tegasnya. (NAJ)