SHARE
Ancaman Pidana Bagi Pasar Retail yang Menimbun Sembako
Satgas Pangan Polda Kalbar bersama sejumlah pihak lainnya saat melalukan sidak ke salah satu pasar retail di Kota Pontianak. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

PONTIANAK– Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalbar bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak dan sejumlah pihak lainnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa pasar retail di Kota Pontianak. Hal itu dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pangan selama bulan Ramadan.

Selama melakukan sidak, Kepala Satgas Pangan Polda Kalbar yang juga sekaligus Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalbar Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah mengingatkan kepada pengelola retail untuk tidak melakukan penimbunan. Ia juga menegaskan bahwa pengusaha retail dapat dipidanakan apabila didapati menimbun bahan pangan, sementara di lapangan terjadi kelangkaan.

“Menimbun bisa dikenakan pidana. Apabila distributor menumpuk sembako sementara di luar terjadi kelangkaan,” ujarnya di salah satu pasar retail di Kota Pontianak, Selasa (14/5/2019).

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak Haryadi S. Triwibowo menyatakan bahwa pihaknya selalu melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkala kepada pengusaha retail. Adapun temuan saat melakukan sidak tadi, pihaknya tidak mendapati produk kedaluwarsa ataupun produk dengan kemasan rusak. 

“Kita rutin melakukan pembinaan dan pengawasan. Alhamdulillah tadi belum ada ditemukan produk expired (kedaluwarsa) maupun kemasan yang rusak dan lainnya,” ucapnya

Di tempat yang sama Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kalbar Susan Gracia Arpan menuturkan bahwa sidak ini dilakukan guna memastikan produk yang dipasarkan itu aman untuk dikonsumsi. Dalam melakukan sidak, pihaknya juga mengingatkan pengelola retail untuk selalu menjaga mutu dan memperhatikan tata letak produk.

“Produk yang ada akan dicek tanggal kedaluwarsa, nomor registrasi serta hal lainnya. Sistem tata letak di dalam pasar retail juga harus diperhatikan dimana pangan mentah dan segar harus terpisah dengan pangan kering dan kemasan supaya tidak ada kontaminasi. Suhu dan kelembaban sebuah pasar retail juga akan berdampak pada mutu pangan,” tandasnya. (NAJ)