SHARE
Melawi Pacu Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Melawi Panji disaksikan Direktur Program Kalimantan, Forest and Freshwater Yayasan WWF Indonesia Irwan Gunawan dan para pihak lainnya saat menandatangani kesepakatan bersama mendukung perwujudan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Melawi, Jumat (15/11/2019). Foto: R-1/kalbarupdates.com

NANGA PINOH – Pemerintah Kabupaten Melawi bikin terobosan baru. Daerah pemekaran Kabupaten Sintang ini sedang berkonsentrasi mendorong upaya pembangunan berkelanjutan.
 
“Fenomena global yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan ekologi merupakan prinsip dasar dalam melaksanakan pembangunan,” kata Panji, Bupati Melawi saat Penandatanganan Kesepakatan Bersama WWF Indonesia dalam Mendukung Perwujudan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Melawi, Jumat (15/11/2019).
 
Menurut Panji, sebagai salah satu kabupaten di wilayah timur Kalimantan Barat, Melawi memiliki komitmen yang kuat dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan. Dalam implementasinya sangat dibutuhkan kolaborasi dengan pihak lain.
 
Hal ini mengingat sektor dan sub-sektor dalam pembangunan berkelanjutan sangat kompleks. Oleh karenanya, membuka kerja sama dengan para pihak seperti CSO/LSM adalah solusi yang tepat. Namun modal utamanya adalah data.
 
“Ke depan, semua arah pembangunan Kabupaten Melawi harus berbasis pada data. Ini yang sedang kita usahakan dalam proses pembangunan guna meminimalisasi kesalahan,” kunci Panji.
 
Bupati juga mengapresiasi capaian WWF yang berhasil mengantar SMP Negeri 2 Belimbing meraih Sekolah Adiwiyata. “Itu saya apresiasi di bidang pendidikan,” ucap Panji.
 
Sementara Direktur Program Kalimantan, Forest and Freshwater Yayasan WWF Indonesia Irwan Gunawan menegaskan komitmennya untuk membantu Pemerintah Kabupaten Melawi. “Melalui MoU ini kita ingin mendorong pembangunan berkelanjutan. Saya pastikan WWF akan memosisikan diri di belakang pemerintah kabupaten untuk mencapai tujuan itu,” katanya.
 
Sebagai lembaga nirlaba yang konsen terhadap isu konservasi dan pembanguan berkelanjutan di Indonesia, kata Irwan, WWF telah memiliki program-program yang akan diimplementasikan di Melawi.
 
“Dalam implementasinya kelak, tentu akan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten melalui organisasi perangkat daerah terkait. Diperlukan sinergitas dengan tujuan pembangunan kabupaten yang tertuang dalam dokumen RPJMD kabupaten,” urai Irwan.
 
Namun untuk melaksanakan program lebih lanjut, ucap Irwan, pada tahap awal dibutuhkan kesepahaman bersama antara Yayasan WWF Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Melawi. Hal ini tertuang dalam dokumen Nota Kesepahaman bersama. Melalui nota kesepahaman ini diharapkan menjadi komitmen bersama masing-masing pihak dalam mengimplementasikan program untuk mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Melawi. (R-1)