SHARE
Pemekaran Provinsi Kapuas Raya Tidak Akan Gagal
Ilustrasi

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji memastikan pemekaran Provinsi Kapuas Raya tidak akan gagal. Ia beralasan, Provinsi Kapuas Raya merupakan daerah yang diprioritaskan untuk dimekarkan, sesuai dengan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Kita provinsi perbatasan. itu jelas amanat undang-undang yang harus dilaksanakan. Kita juga sampaikan data-data tentang ini dan saya pastikan Provinsi Kapuas Raya itu tidaklah gagal dan sebagainya,” ujarnya saat menjadi pemateri Seminar Regional dengan Tema Perencanaan Pemekaran Kapuas Raya Dengan Semangat dan Cita-Cita untuk Meningkatkan Perekonomian Daerah oleh Pemimpin Daerah di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (2/11/2019) pagi.

Sutarmidji mengatakan, persiapan pemekaran Provinsi Kapuas Raya sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Bahkan, pembangunan fisik gedung perkantoran juga sudah dibangun mulai tahun 2020 mendatang.

“Untuk fisiknya, tahun depan kita mulai. Tapi, sebutannya tetap perkantoran pemerintah dan tidak boleh disebut Kapuas Raya tapi peruntukannya itu. Saya berharap semuanya satu suara karena ini saya melanjutkan yang dari lalu tinggal kita memperjuangkan bersama. Jadi semuanya kita siap,” ucapnya.

Tak cuma menyiapkan gedung perkantoran, mantan Wali Kota Pontianak ini juga mengaku sudah menyiapkan skema pembiayaan Provinsi Kapuas Raya. Jika nantinya disetujui dan menjadi provinsi persiapan selama tiga tahun, pembiayaan operasional Provinsi Kapuas Raya akan dibiayai dari 70 persen pendapatan asli daerah (PAD) di 5 kabupaten yang menjadi bagian dari Kapuas Raya.

“Pagunya supaya jelas. Pagu minimal pendapatan asli daerah di 5 Kabupaten yang didapat dari 5 wilayah ini kita kembalikan 70 persen untuk wilayah operasional itu. Kenapa 70 persen, karena ada hak daerah tingkat dua yaitu 30 persen. Daerah tingkat dua itu punya hak 30 persen atas pajak dan distribusi daerah dan itu patokannya,” ungkapnya.

“Kalau infrastruktur lantor dalam waktu tiga tahun dengan operasional itu bisa terwujud,” pungkasnya. (NAJ)