SHARE
Kerusakan Jalan Trans Kalimantan Ganggu Aktivitas Warga
Sebuah truk sedang melintasi jalan rusak di sekitar Bundaran Alianyang, Jalan Trans Kalimantan. Foto: NAJ/kalbarupdates.com

SUNGAI AMBAWANG-Kondisi Jalan Trans Kalimantan mengalami kerusakan di sejumlah titik. Kerusakan cukup parah terlihat di Bundaran Alianyang, Desa Sungai Ambawang Kuala, Kecamatan Sungai Ambawang.

Berdasarkan pantauan kalbarupdates.com, tampak beberapa lubang besar di sekitar area bundaran. Bahkan, terdapat lubang berdiameter 60 cm dengan kedalaman mencapai 50 cm.

Solihin (40), warga Sungai Ambawang Kuala menilai kerusakan jalan sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Selain itu, pada malam hari kondisi jalan di sekitar bundaran dikatakannya sangat gelap. Bahkan, Solihin mengaku sempat hampir menabrak kendaraan lain ketika berkendara lantaran pencahayaan di bundaran yang tidak memadai. 

“Memang membutuhkan perbaikan jalan ini karena tadi malam sekitar jam 19.00 saya berkendara di sini dalam kondisi gelap. Hampir nabrak orang karena rusaknya jalan ini,” ujarnya saat ditemui di sekitar Bundaran Alianyang, Rabu (12/12/2018). 

Solihin menduga kerusakan jalan disebabkan oleh ketidakmampuan badan jalan dalam menahan beban kendaraan berat seperti truk kontainer, truk tangki dan truk pengaduk semen. Penyebab lainnya, lanjut Solihin, tidak adanya drainase di area bundaran. Jika turun hujan dengan intensitas tinggi, wilayah tersebut akan tergenang sehingga dapat mempercepat terjadinya kerusakan jalan. 

“Di sini (area bundaran) tidak ada drainase sehingga kalau hujan, itu pasti banjir. Kalau udah banjir secara otomatis akan cepat rusak jalan kita. Jalan ini adalah akses utama kami untuk bekerja, mencari nafkah, dan segala aktivitas lainnya. Semuanya memanfaatkan jalan ini,” tambahnya. 

Mengingat jalan tersebut berstatus jalan provinsi, Solihin berharap Pemprov Kalbar segera melakukan perbaikan. Hal itu dikatakannya bertujuan meminimalisasi terjadinya kecelakaan. 

“Kemarin juga terjadi kecelakaan di sini. Memang tidak parah, tapi jelas mengganggulah. Untuk itu saya meminta kondisi jalan seperti ini tidak dibiarkan oleh pemerintah. Karena ini jalan provinsi, diharapkan Pemprov Kalbar segera lah turun tangan mengatasi jalan rusak ini,” tutupnya.