SHARE
Pemerintah Waspadai Anomali Harga Jelang Ramadan

PONTIANAK – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Diswanak) Kalimantan Barat memastikan persediaan daging dan telur jelang bulan suci Ramadan dalam kondisi aman. Kendati demikian, pemerintah tetap mewaspadai terjadinya gejolak harga seiring terjadinya peningkatan kebutuhan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar Abdul Manaf mengatakan data yang dihimpun menunjukkan bahwa seluruh kebutuhan tersebut dalam kondisi cukup hingga Idul Fitri mendatang. “Saya imbau para pengusaha untuk turut membantu mengatasi kemungkinan terjadinya anomali harga,” katanya di Pontianak, Rabu (9/5/2018).

Tak hanya itu, kata Manaf, upaya lain juga dilakukan seperti bazar murah dari asosiasi pengusaha di 14 kabupaten/kota pun sudah disiapkan. Saat ini yang sudah masuk baru dari Kabupaten Sambas.

“Mereka akan bazar sebanyak 30 ton telur atau kurang lebih 320 ribu butir. Sedangkan kabupaten lain belum. Asosiasinya hanya minta partisipasi angkutan saja,” jelas Manaf.

Manaf menjelaskan, dari Kabupaten Singkawang sudah meminta subsidi angkutan untuk membawa telur ke ibu kota kabupaten. Begitu juga dengan daging ayam. Berdasarkan data yang dikeluarkan, produksi daging ayam jelang lebaran mencapai lima juta ekor.

“Jadi Insya Allah tidak ada masaalah. Kita sudah menyiapkan kurang lebih 300 ribu ekor ayam dan 100 ton ayam beku,” terangnya.

Sedangkan untuk untuk stok daging sapi, Pemprov Kalbar memiliki 4000 ekor lebih. “Untuk lebaran hitungan kita kalau dibanding tahun lalu sebenarnya kebutuhan kita sekitar 3000-an ekor sapi,” ungkap Manaf.

Untuk memenuhi unsur aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH), pihaknya telah memberikan pelatihan dan sosialiasi kepada para pedagang. Seperti bagaimana cara memotong hewan.

Selanjutnya, Diswanak Kalbar juga mengimbau pemerintah kabupaten/kota untuk selalu memberi bimbingan dan pengawasan kepada para pedagang.

“Nanti seminggu sebelum puasa kami akan bentuk tim pengawasan di Kota Pontianak dan sekitarnya. Untuk kabupaten lain, berdasarkan inisiatif Pemdanya masing-masing,” ucap Manaf. (NAN)